Liputan6.com, Jakarta - Kekayaan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyusut sekitar US$ 300 juta atau sekitar Rp 5,3 triliun dalam setahun terakhir, dengan asumsi kurs US$ 1 setara Rp 17.750.
Dikutip dari Forbes, Kamis (17/9/2026), Senin kekayaan Trump kini diperkirakan mencapai US$ 7 miliar, turun dari US$ 7,3 miliar pada tahun sebelumnya. Penurunan tersebut juga membuat posisi Trump dalam daftar Forbes 400 orang terkaya di AS merosot 44 peringkat, dari posisi 201 menjadi 245.
Advertisement
Forbes mengaitkan penurunan tersebut dengan merosotnya nilai sejumlah aset Trump, terutama Trump Media & Technology Group, perusahaan induk platform Truth Social, serta aset kripto yang berafiliasi dengan keluarga Trump.
Saham Trump Media turun sekitar 50% dalam setahun terakhir. Kondisi itu memangkas nilai kepemilikan Trump di perusahaan tersebut hampir US$ 1 miliar.
Penurunan juga terjadi pada aset kripto milik Trump. Nilai memecoin $TRUMP anjlok sekitar 70%, mengurangi nilai kepemilikannya sekitar US$ 530 juta. Sementara token World Liberty Financial (WLF) turun sekitar 75% dan memangkas nilai kepemilikan Trump sekitar US$ 260 juta.
Penurunan nilai aset tersebut terjadi setelah lonjakan besar pada bisnis Trump Media dan berbagai proyek kripto yang ikut mendorong kekayaan Trump hingga mencapai sekitar US$ 7,3 miliar pada September 2025.
Bisnis Klub Golf Jadi Penyangga Kekayaan Trump
Meski nilai sejumlah asetnya merosot, Forbes mencatat Trump masih memiliki sumber kekayaan lain yang menjadi penyangga. Aset likuidnya justru meningkat dari sekitar US$ 1,1 miliar menjadi US$ 1,9 miliar setelah memperhitungkan pajak.
World Liberty Financial juga menjual hampir US$ 2 miliar token dan ekuitas sepanjang tahun terakhir. Dari transaksi tersebut, hampir US$ 800 juta mengalir kepada Trump. Sementara itu, aktivitas penjualan token dan biaya transaksi terkait $TRUMP menghasilkan lebih dari US$ 600 juta bagi Trump, menurut perhitungan Forbes.
Di luar bisnis kripto, klub dan properti golf Trump justru menunjukkan kinerja positif. Keuntungan dari properti golfnya di AS diperkirakan mencapai US$ 110 juta dalam setahun terakhir, naik sekitar 21%.
Mar-a-Lago menjadi salah satu penopang utama. Forbes memperkirakan laba operasional tahunan klub tersebut mencapai sekitar US$ 54 juta, meningkat 63% dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai Mar-a-Lago diperkirakan mencapai sekitar US$ 650 juta.
Secara keseluruhan, portofolio klub golf dan resor Trump diperkirakan bernilai sekitar US$ 1,8 miliar. Forbes menilai aset-aset tersebut menjadi penyangga ketika nilai bisnis Trump Media dan aset kriptonya mengalami penurunan.
Dengan demikian, penurunan kekayaan Trump dalam setahun terakhir tidak berarti seluruh bisnisnya mengalami tekanan. Di tengah anjloknya sejumlah aset digital dan saham, bisnis klub serta peningkatan aset likuid memberikan bantalan terhadap penurunan nilai kekayaannya.