Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di posisi Rp 50 pada penutupan perdagangan saham Senin, (14/9/2026). Harga saham GOTO itu terjadi di tengah laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang fluktuatif meski akhirnya ditutup turun tipis.
Mengutip data RTI, harga saham GOTO ditutup stagnan di Rp 50 per saham. Saham GOTO berada di level tertinggi dan terendah Rp 50 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 931 kali dengan volume perdagangan saham 17.665.656 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 44,5 miliar.
Advertisement
Sementara itu, IHSG melemah tipis pada penutupan perdagangan saham awal pekan ini. Pada sesi perdagangan, IHSG sempat anjlok 2% menjelang penutupan perdagangan saham.
Awal pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.550 dan level terendah 6.371,39. Sebanyak 429 saham melemah sehingga bebani IHSG. 219 saham menguat dan 141 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan saham 2.121.372 kali transaksi dengan volume perdagangan saham 35,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 18 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.651.
Mayoritas sektor saham melemah kecuali sektor saham industri naik 0,45% dan sektor saham keuangan bertambah 0,55%. Sektor saham kesehatan merosot 2,95%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham energi turun 1,65%, sektor saham basic tergelincir 1,41%, sektor saham consumer nonsiklikal susut 0,04%. Lalu sektor saham consumer siklikal terpangkas 1,19%, sektor saham properti melemah 0,56%, sektor saham teknologi turun 0,77%, sektor saham infrastruktur susut 1,45% dan sektor saham transportasi terpangkas 0,85%.
Morgan Stanley Lepas 7,4 Miliar Saham GOTO
Sebelumnya, Morgan Stanley and Co International Plc memangkas kepemilikan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) pada 4 September 2026.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Kamis, (10/9/2026), Morgan Stanley mengurangi saham GOTO dalam dua kali transaksi pada 4 September 2026. Pertama, Morgan Stanley melepas 1.453.847.400 saham GOTO dengan harga Rp 27 per saham. Kedua, Morgan Stanley melepas 5.948.444.700 saham GOTO dengan harga Rp 25 per saham. Transaksi yang dilakukan Morgan Stanley disebutkan masuk jenis transaksi lainnya dengan status kepemilikan langsung. Sedangkan tujuan transaksi untuk investasi.
Dengan demikian, Morgan Stanley melepas 7.402.292.100 senilai Rp 187,96 miliar.
Setelah transaksi pelepasan saham GOTO, Morgan Stanley memiliki 80.476.862.884 saham GOTO atau setara 6,9897%. Sebelumnya Morgan Stanley mempunyai 84.971.469.184 saham GOTO atau setara 7,3801%.
Sebelumnya pada 2 September 2026, Morgan Stanley menambah saham GOTO dengan harga Rp 25 per saham dengan tiga kali transaksi.
Morgan Stanley menambah kepemilikan saham GOTO sebanyak 12.577.872.400 saham. Kemudian Morgan Stanley meningkatkan kepemilikan saham GOTO sebanyak 119.953.200. Lalu pembelian saham GOTO sebanyak 9.221.177.326.
Dengan demikian, Morgan Stanley merogoh kocek sekitar Rp 544,97 miliar untuk meningkatkan saham GOTO sebanyak 21.919.002.926.
“Tujuan transaksi investasi dengan status kepemilikan langsung,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.