Prabowo Bawa Spirit Bandung ke KTT BRICS: Bersatu Kita Teguh, Terpecah Kita Runtuh

Prabowo menyampaikan spirit Bandung di KTT BRICS, yang sejak puluhan tahun lalu telah menyatukan negara-negara Asia dan Afrika untuk berdiri sejajar.

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 13 September 2026, 07:13 WIB
Presiden Prabowo Subianto di KTT BRICS 2026 yang digelar di Bharat Mandapam, New Delhi, India, Sabtu (12/9/2026). (Liputan6.com/ Dok Sekretariat Kabinet)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto membawa semangat persatuan bangsa-bangsa 'Global South' dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026 di Bharat Mandapam, New Delhi, India, Sabtu (12/9/2026).

Di hadapan para pemimpin negara anggota BRICS, Prabowo mengangkat pepatah Indonesia untuk menekankan pentingnya kebersamaan dalam menghadapi tantangan global.

"Ada pepatah lama di Indonesia, 'Bersatu kita teguh, terpecah kita runtuh'," kata Prabowo sebagaimana dikutip dari siaran pers Sekretariat Presiden, Minggu (13/9/2026).

Dia menyebut pepatah tersebut bukan sekadar ungkapan tentang persatuan. Pesan itu mencerminkan semangat yang sejak puluhan tahun lalu telah menyatukan negara-negara Asia dan Afrika dalam perjuangan untuk berdiri sejajar, menentukan masa depannya sendiri, serta memperjuangkan kepentingan bersama.

"Kearifan sederhana ini mencerminkan semangat yang menyatukan negara-negara Global Selatan, negara-negara dari Asia dan Afrika, beberapa dekade lalu di Bandung," ujarnya.

Menurut dia, Spirit Bandung tetap relevan di tengah tatanan dunia saat ini. Negara-negara 'Global South' yang memiliki pengalaman sejarah dalam memperjuangkan kemerdekaan dari imperialisme dan kolonialisme kini hadir bersama sebagai bangsa-bangsa yang setara.

"Kami di Global South kini merasa suara kami didengar. Negara-negara yang baru saja meraih kemerdekaan, yang telah melawan imperialisme dan kolonialisme, kini bersatu sebagai negara yang setara," jelas Prabowo.

Prabowo menegaskan bahwa persatuan memberikan kekuatan lebih besar bagi negara-negara Global South untuk menyuarakan kepentingannya. Dengan berdiri bersama, suara mereka dapat menjangkau lebih jauh sekaligus memperkuat kemampuan untuk menjaga dan memperjuangkan kepentingan masing-masing negara.

"Kami memahami bahwa dengan bersatu, suara kita akan lebih terdengar. Kepentingan kita dapat lebih terlindungi dan dimajukan. Pelajaran ini tetap sangat penting," tutur Prabowo.

Dalam KTT ini, turut hadir Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi, Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden China Xi Jinping, Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi, hingga Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa.

KTR BRICS 2026 berlangsung di New Delhi, India pada 12-13 September 2026. Tema yang diusung pada KTT BRICS tahun ini yakni, Building for Resilience, Innovation, Cooperation, and Sustainability.

Tema ini mencerminkan komitmen negara-negara anggota BRICS untuk memperkuat ketahanan, mendorong inovasi, meningkatkan kerja sama, serta membangun pembangunan yang berkelanjutan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya