10 Saham Top Losers Sepekan saat IHSG Melemah 1,43%

Berikut 10 saham top losers ketika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot 1,43% pada 7-11 September 2026.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 12 September 2026, 20:45 WIB
Pengunjung tengah melintasi layar pergerakan saham di BEI, Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah signifikan pada perdagangan saham 7-11 September 2026. IHSG sepekan meninggalkan psosi 6.600. Di tengah koreksi IHSG sepekan, ada 10 saham mencatat penurunan terbesar atau top losers.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Sabtu (12/9/2026), IHSG terpangkas 1,43% menjadi 6.541,37 dari pekan lalu 6.636,47. Kapitalisasi pasar saham turun 1,32% menjadi Rp 11.446 triliun dari pekan lalu Rp 11.599 triliun.

Selain itu, rata-rata nilai transaksi harian juga terpangkas 14,88% menjadi Rp 16,36 triliun dari Rp 19,22 triliun pada pekan lalu. Rata-rata volume transaksi harian BEI juga merosot 26,34% menjadi 36,09 miliar saham dari 48,99 miliar saham pada pekan lalu. Selain itu, rata-rata frekuensi transaksi juga turun 7,07% menjadi 2,22 juta kali transaksi dari 2,39 juta kali transaksi pada pekan lalu.

Investor asing melakukan aksi jual saham mencapai Rp 3,36 triliun pada pekan ini. Kondisi ini berbeda dari pekan lalu dengan aksi beli saham yang mencapai Rp 2,30 triliun.

Selain itu, mayoritas sektor saham tertekan pekan ini. Sektor saham consumer siklikal mencatat penurunan terbesar. Sektor saham consumer siklikal turun 3,17%. Lalu disusul sektor saham teknologi melemah 3,14% dan sektor saham properti dan real estate melemah 2,62%.

Kemudian sektor saham keuangan susut 1,54%, sektor saham infrastruktur terpangkas 1,33%, sektor saham consumer nonsiklikal turun 1,32%. Lalu sektor saham energi melemah 0,36%. Di sisi lain, sektor saham basic materials naik 0,22%, sektor saham industri naik 2,03%, sektor saham perawatan kesehatan menguat 1,49% dan sektor saham transportasi dan logistik menanjak 0,18%.

Di tengah koreksi IHSG, 10 saham catatkan penurunan terbesar. Bahkan penurunan saham melebihi kinerja IHSG. Berikut 10 saham top losers sepekan berdasarkan data BEI:

 

Top Losers Sepekan

Pekerja melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

1.PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE)

Saham HOPE merosot 25% menjadi Rp 204 per saham dari pekan lalu Rp 272 per saham.

2.PT Olympus Strategic Indonesia Tbk (NATO)

Saham NATO merosot 18,58% menjadi Rp 1.030 per saham dari pekan lalu Rp 1.265 per saham.

3.PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN)

Saham COIN merosot 15,38% menjadi Rp 715 per saham dari pekan lalu Rp 845 per saham.

4.PT Global Digital Niaga Tbk (BELI)

Saham BELI merosot 14,94% menjadi Rp 296 per saham dari pekan lalu Rp 348 per saham.

5.PT MD Entertainment Tbk

Saham FILM merosot 13,83% menjadi Rp 810 per saham dari pekan lalu Rp 940 per saham.

 

Saham Top Losers Lainnya

Suasana kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/11). Dari 538 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, 181 saham menguat, 39 saham melemah, 63 saham stagnan, dan sisanya belum diperdagangkan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

6.PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED)

Saham OMED merosot 13,71% menjadi Rp 214 per saham dari pekan lalu Rp 248 per saham.

7.PT Niramas Utama Tbk (JELI)

Saham JELI merosot 13,45% menjadi Rp 515 per saham dari pekan lalu Rp 595 per saham.

8.PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI)

Saham TCPI merosot 12,39% menjadi Rp 1.980 per saham dari pekan lalu Rp 2.260 per saham.

9.PT Pollux Hotels Group Tbk (POLI)

Saham POLI merosot 12,32% menjadi Rp 890 per saham dari pekan lalu Rp 1.015 per saham.

10.PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC)

Saham APIC merosot 12,16% menjadi Rp 448 per saham dari pekan lalu Rp 510 per saham.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya