Pelampung Ditemukan Saat Cari Jurnalis Hilang, Bukan dari Arupadhatu 1

Hasil identifikasi temuan dua pelampung pada hari ketiga pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal terungkap.

oleh Pebrianto Eko WicaksonoDiterbitkan 11 September 2026, 16:24 WIB
Penampakan pelampung dan buoy yang ditemukan Kapal TNI di Selat Sunda. (Liputan6.com/Wisnoe)

Liputan6.com, Jakarta - Tim SAR gabungan telah mengidentifikasi temuan pelampung dalam pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang di perairan Selat Sunda saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengatakan, berdasarkan hasil identifikasi terhadap lifejacket atau pelampung oranye dan pelampung tabung putih (buoy) yang ditemukan pada hari ketiga pencarian, keduanya bukan peralatan keselamatan dari kapal Arupadhatu 1 yang ditumpangi lima jurnalis yang hilang kontak.

"Kemarin malam hari ketiga ada temuan yaitu satu buah lifejacket warna oranye dan satu buah pelampung warna putih, bukan merupakan milik kapal Arupadhatu 1 yang sampai sekarang belum ditemukan," kata Hengki di Posko SAR Gabungan, Carita, Pandeglang, Banten, Jumat (11/9/2026).

Kepastian tersebut terungkap setelah pihak SAR gabungan meminta keterangan dari pemilik kapal Arupadhatu 1, Sandi Wiyasa, serta mencocokkannya dengan kapal Arupadhatu 2 yang juga dimiliki Sandi.

"Jadi kepastiannya biar lebih jelas hasil temuan hari ketiga pencarian itu bukan milik atau bukan alat keselamatan yang dimiliki kapal Arupadhatu 1 dan sudah kita BAP, kita minta keterangan itu berdasarkan penjelasan dari pemilik kapal, Bapak Sandi," tuturnya.

Untuk lebih meyakinkan, tim juga mencocokkan pelampung yang digunakan para jurnalis dengan tayangan video yang beredar. Hasilnya, tidak ditemukan kemiripan dengan pelampung yang ditemukan.

"Yang kedua dari video artinya temuan tersebut tidak sama yang digunakan kapal Arupadhatu 1 karena ada videonya," imbuhnya.

Lokasi Penemuan Pelampung

TNI Angkatan Laut (TNI AL) menemukan sebuah pelampung atau life jacket dan buoy berwarna putih di perairan Selat Sunda saat melakukan pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak.

Komandan Lanal (Danlanal) Banten Letkol Laut (P) Wawan Subagyo Mardani mengatakan kedua benda tersebut ditemukan di sisi barat perairan Anyer, sekitar 7,5 nautical mile (NM) dari lokasi terakhir lima jurnalis dan tiga awak kapal dilaporkan hilang kontak.

"Rekan-rekan masih melakukan penyisiran. Ditemukan disisi barat Anyer, sekitar kayak 7,5 NM," ujar Wawan di Posko SAR Gabungan, Carita, Pandeglang, Banten, Kamis (10/9/2026).

Life jacket yang ditemukan berwarna oranye, sedangkan buoy berwarna putih. Kedua benda tersebut kini dikumpulkan untuk diperiksa dan dipastikan asal-usulnya, termasuk dengan meminta keterangan dari pemilik kapal.

"Untuk membandingkan akan kita kumpulkan dulu, kita cek dulu dan kita tanyakan ke pemilik kapal, apakah barang tersebut milik kapal (atau bukan)," terangnya.

TNI AL bersama Tim SAR Gabungan masih melakukan pemeriksaan terhadap setiap temuan untuk memastikan keterkaitannya dengan rombongan yang hilang kontak.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya