Ketika Seniman Indonesia Kolaborasi dengan Brand Tas Belgia

Hedgren menggandeng seniman Indonesia Varsam Kurnia dalam kolaborasi The Wayfarer yang memadukan seni, fungsi, dan cerita perjalanan.

oleh Asnida RianiDiterbitkan 10 September 2026, 12:00 WIB
Lifestyle brand Belgia, Hedgren, menggandeng seniman Indonesia, Varsam Kurnia, dalam kolaborasi exclusive travel essentials, 9 September 2026. (Liputan6.com/Asnida Riani)

Liputan6.com, Jakarta - Seniman Indonesia Varsam Kurnia membawa cerita tentang petualangan ke dalam benda-benda yang menemani perjalanan. Bersama lifestyle brand asal Belgia, Hedgren, Varsam menghadirkan The Wayfarer, karya visual yang mengangkat semangat eksplorasi melalui travel essentials, yakni luggage tag dan notebook maupun passport cover.

Kolaborasi tersebut mempertemukan karakter ilustrasi Varsam yang khas dengan produk yang lekat dengan mobilitas. Sosok petualang, The Wayfarer, menjadi pusat cerita, tampil dengan atribut bergaya klasik dan utilitarian, serta sejumlah elemen yang identik dengan kegiatan menjelajah, mulai dari kompas, binoculars, hingga teleskop.

"Kalau kalian lihat gambarnya, ada kompas, ada teleskop, ada juga matahari dan bulan. Itu menunjukkan traveling tidak ada batasnya, dan semua arah, semua penjuru, semua horizon ada," ujar Varsam di acara peluncuran produk tersebut di Jakarta, Rabu, 9 September 2026.

Ia menggambarkan seorang petualang yang terus bergerak untuk menemukan pengalaman baru. Setiap elemen dalam ilustrasi membawa pesan tentang rasa ingin tahu dan keberanian melihat sesuatu dari perspektif yang berbeda.

Kompas menjadi simbol pencarian arah, sementara binoculars dan teleskop menggambarkan keinginan untuk melihat lebih jauh. Matahari dan bulan melengkapi gambaran perjalanan yang tidak berhenti pada satu tujuan atau waktu tertentu.

Kedekatan antara seni dan perjalanan menjadi salah satu alasan Hedgren menggandeng Varsam. Putri Savana, Marketing Executive Hedgren, mengatakan proses kolaborasi tersebut tidak berlangsung secara instan.

Hedgren dan Varsam menjalani proses pendekatan selama sekitar dua tahun. Komunikasi keduanya sempat terhenti sebelum kembali terhubung setelah Hedgren menemukan karya Varsam dalam sebuah pameran di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta.

 

Tak Hanya tentang Tujuan

Lifestyle brand Belgia, Hedgren, menggandeng seniman Indonesia, Varsam Kurnia, dalam kolaborasi exclusive travel essentials, 9 September 2026. (Liputan6.com/Asnida Riani)

Pertemuan itu kembali membuka pembicaraan mengenai kolaborasi hingga konsep The Wayfarer akhirnya mendapat persetujuan dari pihak principal Hedgren. "Traveling is not about destination, tapi menjadi cara kita untuk mengekspresikan personality. Art juga menjadi salah satu cara mengekspresikan diri yang paling bebas," kata Putri.

Cerita yang dibangun Varsam kemudian diterapkan pada dua benda yang dekat dengan pengalaman bepergian. Luggage tag berfungsi membawa identitas pemilik barang, sedangkan notebook cover menjadi bagian dari ruang personal untuk menyimpan catatan dan kenangan selama perjalanan.

Kolaborasi ini juga membuka ruang bagi unsur kreatif lokal dalam pengembangan produk Hedgren di Indonesia. Herlianne Silomba, Brand Manager Hedgren, mengatakan pihaknya terbuka terhadap kerja sama dengan seniman maupun brand lokal untuk menghadirkan gagasan baru.

 

Koleksi Autumn/Winter 2026

Koleksi Autumn/Winter 2026 lifestyle brand Belgia, Hedgren, yang terlihat di gerai mereka di Mall Kepala Gading 2, Jakarta Utara, 9 September 2026. (Liputan6.com/Asnida Riani)

Kehadiran The Wayfarer berjalan beriringan dengan perilisan koleksi Autumn/Winter 2026 Hedgren. Koleksi terbaru ini memperbesar porsi kategori travel, setelah sebelumnya Hedgren mengembangkan lini daily dan business bags.

"Kami mulai menambah koleksi untuk travel dan menghadirkan beberapa style baru," ujar Herlianne.

Penambahan lini tersebut mengikuti pola aktivitas konsumen yang semakin dinamis. Kebutuhan membawa perlengkapan untuk bekerja, menjalani aktivitas harian, dan bepergian membuat produk dengan fungsi fleksibel semakin dibutuhkan.

Hedgren mempertahankan tiga fondasi dalam pengembangan produknya, yakni desain minimali, durability, dan smart functionality. Sejumlah fitur juga dirancang untuk mendukung kebutuhan pengguna, termasuk material yang lebih tahan terhadap cuaca dan slot tersembunyi untuk AirTag pada lini tas bisnis tertentu.

 

Koleksi Tas Ragam Lini

Koleksi Autumn/Winter 2026 lifestyle brand Belgia, Hedgren, yang terlihat di gerai mereka di Mall Kepala Gading 2, Jakarta Utara, 9 September 2026. (Liputan6.com/Asnida Riani)

Fokus pada fungsi itu kemudian diterapkan lebih jauh pada lini travel. Herlianne mengatakan, Hedgren merancang produk agar fitur yang ditawarkan tidak hanya terlihat menarik, tapi juga tetap berfungsi ketika tas digunakan secara rutin.

Material yang tahan terhadap cuaca menjadi salah satu pertimbangan, terutama bagi pengguna yang membawa tas dalam berbagai kondisi perjalanan. Kebutuhan tersebut juga terlihat dari cara Hedgren mengatur ruang penyimpanan di dalam tas.

Sejumlah kompartemen dirancang untuk kebutuhan spesifik, seperti laptop sleeve, ruang untuk kabel, serta tempat menyimpan kunci dan barang kecil. Herlianne menilai pembagian ruang tersebut membantu pengguna menjaga barang tetap terorganisasi tanpa harus membuka seluruh isi tas ketika berada di bandara atau dalam perjalanan.

Hedgren AW26 Collection dan exclusive travel essentials dari kolaborasi Hedgren x Varsam Kurnia telah tersedia di seluruh toko Hedgren di Indonesia.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya