Liputan6.com, Jakarta - Asian Games 2026 akan segera dimulai secara resmi pada 19 September di Aichi-Nagoya Jepang. Beberapa cabang olahraga bahkan ada yang bertanding lebih dulu sebelum upacara pembukaan.
Salah satunya ada bola basket putra 5on5 yang akan memulai pertandingan 10 September 2026. Jelang Asian Games 2026, Aichi-Nagoya dilanda hujan lebat yang mengakibatkan banjir.
Advertisement
Situasi ini jelas merepotkan atlet Indonesia. Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia Todotua Pasaribu terus memantau situasi di Jepang dan menyiapkan skenario alternatif agar atlet tetap terlayani dengan baik.
"Jadi memang kami monitoring terus semenjak tadi malam memang ada situasi force majeure di Nagoya dalam bentuk storm, sehingga itu juga memang terjadi banjir di sana," ucap Todotua saat pengukuhan tim Indonesia di Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Pastikan yang Terbaik untuk Tim Indonesia
Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari juga menegaskan akan memastikan seluruh atlet yang membela Indonesia akan dilayani dengan baik di Jepang meski banjir melanda Nagoya dan sekitarnya.
Kekhawatiran muncul karena prakiraan cuaca di Aichi dan Nagoya menunjukkan ada kemungkinan hujan lebat akan kembali mengguyur dalam beberapa hari mendatang.
"Hubungan kami dengan NOC Jepang cukup baik. Koordinasi tetap kami lakukan dan khusus Nagoya, tim CdM cukup intensif berkomunikasi, baik dengan pemerintahnya mapun LOC Aichi-Nagoya. Insyaallah kita akan berupaya terus supaya ada kepastian para atlet bisa terlayani dengan baik," kata Okto.
Penyemangat bagi Bangsa
Okto juga menantang para atlet Indonesia untuk bisa memberikan yang terbaik di Asian Games 2026. Medali emas di Jepang bisa menjadi penyemangat bagi bangsa Indonesia yang juga sedang dilanda banyak bencana mulai dari kebakaran hutan, banjir hingga gunung erupsi.
"Kami menyampaikan kepada para atlet bahwa semua tantangan ini harus dijawab dengan prestasi. Harapannya dari prestasi itu bisa menjadi penguat semangat masyarakat Indonesia menghadapi semua tantangan yang sedang kita hadapi ini," sambung Okto.