Empat Musim Pertiwi Masuk Festival Film Internasional, Idenya Ditulis Sejak 2017

Empat Musim Pertiwi menjadi film yang paling berat untuk Kamila Andini. Tayang 8 Oktober 2026.

oleh Afradhiya N. RDiterbitkan 09 September 2026, 14:06 WIB
Kamila Andini, memegang mic dalam press conference trailer & trailer Empat Musim Pertiwi yang diselenggarakan di kawasan Jakarta pada (8/9/2026). (Liputan6.com/Afradhiya N. R)

Liputan6.com, Jakarta - Kamila Andini ‘pulang’ di perfilman Tanah Air dengan karya terbarunya yang ia sutradarai, Empat Musim Pertiwi. Film ini bahkan akan tayang di festival-festival internasional seperti Toronto International Film Festival (TIFF), Busan International Film Festival (BIFF), dan Tokyo International Film Festival.

Dalam konferensi pers trailer dan poster film Empat Musim Pertiwi yang diselenggarakan di kawasan Jakarta pada (8/9/2026), sang sutradara menyampaikan perasaan bahagianya setiap kali membuat film.

“Walaupun udah film kelima tapi rasanya masih kayak film pertama, karena memang setiap kali rilis itu sesuatu yang membahagiakan tapi juga perjalanan yang baru lagi. Saya juga selalu tumbuh lagi setiap kali membuat film,” ujar Dini.

Dirinya juga menyampaikan cerita di balik penulisan ide film tersebut yang ternyata sudah di tulis pada 2017.

Empat Musim Pertiwi ini saya pertama kali tulis idenya tahun 2017. Tapi baru mulai ditulis bener-bener dan akhirnya berproses memproduksi ini di 2023, habis Gadis Kretek,” kata sang sutradara.

Ada suatu hal yang penting untuk disampaikan oleh Kamila Andini sehingga dirinya memutuskan untuk membuat film tentang perjalanan.

“Memang ada sesuatu yang rasanya cukup penting untuk saya sampaikan. Makanya kita akhirnya memutuskan untuk membuat film ini. Ini film tentang perjalanan. Perjalanan menontonnya juga akan menjadi sebuah pengalaman buat semua penontonnya,” ucap Kamila Andini.


Empat Musim Pertiwi

Kamila Andini, memegang mic dalam press conference trailer & trailer Empat Musim Pertiwi yang diselenggarakan di kawasan Jakarta pada (8/9/2026). (Liputan6.com/Afradhiya N. R)

Kamila Andini sudah menelurkan banyak karya sinematik yang sukses dan dikenal banyak orang. Namun ia ternyata tetap merasa kesulitan dan menobatkan Empat Musim Pertiwi sebagai film yang paling berat di antara yang pernah ia buat.

“Perjalanan yang tidak mudah. Membuat filmnya saya mungkin udah beberapa kali juga bilang ini film paling susah, paling berat yang saya pernah bikin. Untuk itu juga memang setiap perjalanannya gak main-main,” ujar Dini.

Walaupun dikatakan sulit untuknya, ia tetap mengerahkan yang terbaik supaya pesan dan cerita penting dalam film tersampaikan dengan baik.

“Kita semua benar-benar memberikan yang terbaik dan saya juga mencari semua tim cast yang terbaik yang bisa menceritakan ini, karena memang kita harus ceritakan dengan tidak main-main. Harus serius dan memang penting banget,” jelasnya.

Lanjut Baca:

Masuk ke festival film internasional adalah suatu kebahagiaan dan kehormatan bagi Kamila Andini sebagai sutradara. Dalam kesempatan konferensi pers yang sama, dirinya mengungkapkan perasaannya lantaran film itu ditampilkan dalam Toronto International Film Festival. “Toronto itu salah satu festival dengan platform terbesar di dunia. Tahun ini akan ada 293 film yang diputar di festival tersebut dari seluruh dunia dan filmnya besar-besar juga. Banyak sekali film besar-besar yang akan diputar di sana. Menjadi salah satu film yang diputar di festival ini tentu saja sebuah kehormatan selalu buat saya,” ujar Andini.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya