Purbaya Sebut Aksi Demo Berkurang Jadi Indikator Perbaikan Ekonomi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai penurunan keterlibatan masyarakat dalam aksi demo menjadi cerminan efektivitas kebijakan ekonomi pemerintah.

oleh Immanuel ChristianDiterbitkan 08 September 2026, 15:50 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bertemu dengan media di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Selasa (8/9/2026). (Liputan6.com/Christian)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan (MenkeuPurbaya Yudhi Sadewa menyebut jumlah masyarakat yang mengikuti aksi demonstrasi pada Agustus 2026 lebih sedikit dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Purbaya menilai kondisi tersebut dapat menjadi salah satu indikator langsung tingkat kepuasan masyarakat terhadap kondisi ekonomi dan kebijakan pemerintah.

Purbaya mengungkapkan bahwa meski aksi demonstrasi mahasiswa pada Agustus 2026 tetap berlangsung dalam jumlah besar, keterlibatan masyarakat umum terlihat berkurang signifikan dibandingkan aksi tahun lalu.

“Kalau ekonominya mulai membaik, harusnya masyarakat yang ikut demo lebih sedikit, apalagi jika dibandingkan tahun lalu. Demo mahasiswa memang tetap besar, tetapi masyarakat yang terlibat cenderung sedikit,” kata Purbaya di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Selasa (8/9/2026).

Menurut Purbaya, kondisi ini menunjukkan bahwa berbagai kebijakan pemerintah mulai memberikan dampak nyata terhadap perekonomian, setelah sebelumnya sempat dinilai belum masuk secara optimal ke dalam sistem ekonomi. Ia mencatat sinyal positif perubahan tersebut mulai terlihat pada Juli dan Agustus 2026.

 

Bakal Langsung Terasa

Purbaya pun berharap tren perbaikan ekonomi nasional dapat terus berlanjut melalui pelaksanaan kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang diimbangi dengan sinkronisasi kebijakan fiskal secara konsisten.

“Saya yakin kalau kebijakan pemerintah Pak Prabowo dijalankan terus dengan sinkronisasi kebijakan fiskal yang baik, kondisi ekonomi akan terus membaik,” ujar Purbaya.

Ia memperkirakan percepatan pertumbuhan ekonomi secara bertahap akan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kelas menengah ke bawah. Peningkatan peredaran uang di dalam sistem perekonomian juga dinilai bakal memperkuat daya beli masyarakat ke depannya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya