AC Milan di Liga Europa 2026/2027: Minimal Lolos Semifinal

AC Milan diprediksi mampu melangkah jauh di Liga Europa 2026/2027

oleh Asad ArifinDiterbitkan 08 September 2026, 13:31 WIB
Pemain AC Milan Alphadjo Cisse (kiri) merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Juventus dalam pertandingan Serie A di Turin, Italia, Minggu, 7 September 2026. (Marco Alpozzi/LaPresse via AP)

Liputan6.com, Jakarta - AC Milan harus menjalani musim 2026/2027 tanpa Liga Champions setelah kehilangan posisi mereka di papan atas Serie A musim lalu. Rossoneri kini turun ke Liga Europa, kompetisi yang justru bisa membuka peluang bagi mereka untuk mengejar trofi sekaligus kembali ke pentas elite Eropa.

Situasi tersebut tentu terasa mengecewakan bagi Milan jika melihat perjalanan mereka pada sebagian besar musim lalu. Namun, penurunan performa pada fase akhir membuat peluang tampil di Liga Champions akhirnya lepas dari genggaman.

Liga Europa tetap menawarkan keuntungan tersendiri bagi Milan. Selain menjadi ajang untuk memberikan pengalaman kepada para pemain muda, kompetisi tersebut juga menyediakan jalur menuju Liga Champions melalui gelar juara.

Legenda Milan, Alessandro Costacurta, melihat Rossoneri memiliki kapasitas untuk berbicara banyak di Liga Europa musim ini. Bahkan, ia menempatkan Milan sebagai salah satu tim unggulan yang setidaknya harus mampu mencapai semifinal.


Costacurta Yakin Milan Bisa Melangkah Jauh

Pemain AC Milan merayakan gol yang dicetak Goncalo Ramos dalam laga koontra Venezia di giornata kedua Serie A Liga Italia yang digelar di San Siro, Sabtu (29/8/2026) dini hari WIB. AC Milan menang 2-0 dalam pertandingan tersebut. (Stefano RELLANDINI / AFP)

Dalam wawancara dengan SportWeek, Costacurta memberikan pandangannya mengenai persaingan Liga Europa musim ini. Mantan bek Milan tersebut menilai Rossoneri bersama Juventus berada dalam kelompok tim yang patut diperhitungkan.

"Milan dan Juventus adalah tim unggulan di Liga Europa dan setidaknya harus mencapai semifinal. Selain itu, patut diwaspadai tim-tim Inggris, terutama Bournemouth," ucap Costacurta.

Penilaian tersebut menunjukkan ekspektasi tinggi terhadap Milan meski mereka tidak bermain di kompetisi kasta tertinggi Eropa. Liga Europa dinilai dapat menjadi panggung bagi Rossoneri untuk membuktikan kualitas sekaligus mengejar target yang lebih besar.

Bagi Milan, perjalanan menuju gelar juara tetap tidak akan mudah. Mereka harus melewati jadwal yang menantang sejak fase awal sebelum bisa memastikan langkah menuju babak-babak akhir.


Analisis Gaya Bermain Ruben Amorim

Pelatih AC Milan asal Portugal Ruben Amorim saat pertandingan Serie A Italia antara Juventus dan AC Milan di Stadion Allianz di Turin pada 7 September 2026. (Isabella BONOTTO/AFP)

Costacurta juga memberi pendapat tentang pelatih baru Milan, Ruben Amorim. Walau masih sangat awal, Costacurta mendapat kesan positif dari pria asal Portugal itu. Dia merasa Milan bermain dengan gaya yang khas bersama Amorim.

"Amorim menarik perhatian saya; dia ingin memancing lawan melakukan kesalahan meski harus mengambil risiko, dan karena alasan itulah saya menyukainya," ucap Costacurta.

AC Milan, di bawah Ruben Amorim, telah memainkan tiga laga Serie A. Hasil yang didapat positif. Luka Modric dan kolega menang dengan skor 2-1 lawan Torino, 2-0 lawan Venezia, dan bermain imbang 1-1 lawan Juventus.

Sumber: SempreMilan

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya