Liputan6.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan di sejumlah wilayah Indonesia, dengan potensi cuaca ekstrem di Aceh dan Sumatera Utara pada Selasa (8/9/2026).
Prakirawan BMKG Miftah Ali mengatakan, potensi peningkatan pertumbuhan awan hujan dipicu oleh pembentukan daerah konvergensi dan konfluensi di sejumlah wilayah Indonesia.
Advertisement
Daerah konvergensi memanjang dari perairan barat Aceh hingga pesisir barat Aceh, Laut Flores, Laut Arafura, Laut Banda, serta Papua Tengah hingga Papua.
Sementara itu, daerah konfluensi teramati di Selat Malaka bagian utara, Laut China Selatan, Laut Sulawesi, hingga utara Papua.
BMKG mengimbau masyarakat di Aceh dan Sumatera Utara meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat hingga sangat lebat.
Prakiraan Cuaca Indonesia Bagian Barat
Untuk wilayah kota-kota besar di Indonesia bagian barat, BMKG memprakirakan hujan disertai petir berpotensi terjadi di Tanjung Selor.
Hujan ringan berpeluang turun di Medan, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Pontianak, Palangka Raya, dan Banjarmasin.
Sementara itu, Banda Aceh, Jakarta, Serang, dan Surabaya diprakirakan cerah berawan hingga berawan tebal.
Fenomena udara kabur berpotensi terjadi di Pekanbaru, Jambi, Palembang, Bandar Lampung, dan Samarinda. Adapun Padang berpotensi mengalami asap atau kabut.
Cuaca di Indonesia Bagian Timur
Di Indonesia bagian timur, hujan dengan intensitas sedang diprakirakan terjadi di Nabire.
Hujan ringan berpotensi mengguyur Mamuju, Palu, Sorong, dan Jayawijaya.
Sementara itu, Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Manado, Ambon, hingga Jayapura diprakirakan cerah berawan hingga berawan tebal.
Adapun Merauke berpotensi mengalami udara kabur.