IHSG Pagi Menguat 0,42%, Seluruh Sektor Saham Hijau Dipimpin Cyclical

Ditopang penguatan 321 saham dan seluruh sektor yang bergerak positif, IHSG Selasa pagi nyaman melaju di zona hijau.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 08 September 2026, 09:09 WIB
Karyawan memfoto layar pergerakan IHSG, Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau pada pembukaan perdagangan saham Selasa (8/9/2026). Seluruh sektor menguat dan 321 saham penghijau. 

Mengutip data RTI, IHSG hari ini dibuka pada level 6.639,52, naik dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di angka 6.619,67. Pada pukul 09.03 WIB, IHSG masih menguat 0,40% ke level 6.648,14.

Selanjutnya pada pukul 09.06 WIB, IHSG melanjutkan penguatan sebesar 0,42% ke level 6.649,32. Sementara itu, indeks saham LQ45 naik 0,30% menjadi 658,60. Meski demikian, sebagian indeks saham acuan lainnya tampak berada dalam tekanan.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 6.650,78 dan level terendah di 6.636,93.

Sebanyak 321 saham menguat sehingga mampu menopang pergerakan IHSG. Sementara itu, 142 saham melemah dan 220 saham stagnan.

Total frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 128.887 kali dengan volume perdagangan mencapai 2,5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham tercatat sebesar Rp 805 miliar. Di sisi lain, posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah berada di kisaran Rp 17.638.

Seluruh sektor berada di zona hijau dengan penguatan tertinggi dibukukan oleh sektor cyclical yang naik 1,79%, disusul sektor transportasi yang melesat 1,22%, serta sektor kesehatan yang menguat 1,11%.

Prediksi IHSG Hari Ini

Bursa Efek Indonesia (BEI) sempat menghentikan perdagangan sementara selama 30 menit atau trading halt karena penurunan lebih dari 8%. Liputan6.com/Herman Zakharia)

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melemah pada perdagangan saham Selasa, (8/9/2026). IHSG hari ini akan bergerak di kisaran 6.578-6.598. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG melanjutkan pelemahan 0,25% menjadi 6.619, dan masih didominasi oleh tekanan jual yang meningkat pada perdagangan saham Senin, 7 Septemebr 2026.

"Worst case, skenario IHSG sudah berada akhir wave v dari wave ©, sehingga IHSG rawan terkoreksi dengan area terdekat berada di 6.578-6.598,” ujar Herditya dalam catatannya.

Herditya menuturkan, IHSG akan berada di level support 6.561,6.476 dan level resistance 6.705,6.755 pada perdagangan saham Selasa pekan ini.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi melemah terbatas dengan level support dan level resistance 6.600-6.710.

Rekomendasi Saham

Layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT BFI Finance Tbk (BFIN), PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL), dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Indah Kiat Pulp and Papers Tbk (INKP), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Harum Energy Tbk (HRUM) - Buy on Weakness

Saham HRUM terkoreksi 1,05% ke 940 dan masih didominasi oleh tekanan jual, meskipun volumenya cenderung mengecil. “Kami perkirakan, posisi HRUM saat ini berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [c],” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 890-910

Target Price: 985, 1.015

Stoploss: below 870

 

2.PT Indah Kiat Pulp and Papers Tbk (INKP) - Buy on Weakness

Saham INKP menguat 3,13% ke 9.075 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakannya pun masih mampu berada di atas cluster MA20 dan MA200. “Saat ini, posisi INKP diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave B,” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 8.750-8.975

Target Price: 9.250, 9.500

Stoploss: below 8.500

 

3.PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) - Trading Buy

Saham MDKA terkoreksi 0,69% ke 2.880 dan masih didominasi oleh tekanan jual, pergerakannya pun belum mampu break MA20. Herditya menuturkan, selama MDKA masih mampu berada di atas 2.850 sebagai stoplossnya, diperkirakan posisi saat ini berada pada bagian dari wave [ii] dari wave C.

Trading Buy: 2.860-2.880

Target Price: 2.980, 3.020

Stoploss: below 2.850

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya