Liputan6.com, Jakarta - Industri sinema kembali menghadirkan tontonan segar untuk keluarga melalui film terbaru berjudul Iyus Jenius. Film layar lebar ini membawa misi khusus untuk memperkenalkan kembali karya-karya emas maestro lagu anak Indonesia, mendiang Papa T. Bob, kepada generasi masa kini.
Putra sang legenda, Babah T. Bob, mengungkapkan keinginan kuat agar masyarakat kembali menyadari besarnya pengaruh sang ayah dalam perkembangan musik anak Indonesia. Ia juga menekankan pentingnya menjaga ingatan publik terhadap sosok pencipta lagu yang telah melahirkan banyak bintang cilik.
Advertisement
"Oke pertama kita pengen orang aware dulu bahwa ada Papa T. Bob, sang pencipta lagu legendaris anak yang sudah diakui oleh Indonesia," ujar Babah T. Bob di Cinepolis Mal Nusantara, Jakarta, Minggu (6/9/2026).
Kehadiran Iyus Jenius juga diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi antara orang tua dan anak melalui lagu-lagu yang pernah populer di masa lalu. Babah T. Bob berharap para orang tua bisa kembali mengenang masa kecil dan memperkenalkan lagu-lagu tersebut kepada buah hati mereka.
"Kita pengen anak-anak mempunyai... disuruh orang tuanya untuk, 'Ini lho Nak, lagu Mama Papa dulu', Dan kita juga kemasnya sekarang lebih modern untuk musiknya," kata Babah T. Bob.
Pemilihan Lagu
Proses pemilihan lagu ternyata menjadi tantangan tersendiri bagi tim mengingat banyaknya karya Papa T. Bob. Mereka harus cermat memilah lagu dan bait lirik yang paling sesuai dengan jalan cerita serta karakter Iyus dalam film.
"Ya karena ada ratusan justru lebih susah milih untuk menjadi kita kompres. Sebetulnya kita lihat bagaimana relevansinya untuk di film ini," tuturnya.
Sejumlah lagu populer seperti "Diobok-obok" hingga "Jangan Marah" pun masuk dalam daftar soundtrack film. Babah T. Bob menilai lirik lagu-lagu tersebut masih relevan dengan kehidupan anak-anak zaman sekarang, termasuk ketika mereka menghadapi teguran dari orang tua.
"Misalnya kayak 'Diobok-obok,' 'Jangan Marah,' kayak 'Aku Takut Mamaku Marah.' Banyak yang anak-anak zaman sekarang takut dimarahin karena dia tidak belajar," tutur Babah.
Ada 2 Lagu Baru
Selain lagu-lagu yang sudah akrab di telinga masyarakat, tim produksi juga menyelipkan karya baru untuk memperkuat sisi emosional cerita. Langkah tersebut dilakukan karena Iyus Jenius memiliki dinamika perasaan yang lebih kompleks dan tidak hanya mengandalkan unsur edukasi serta keceriaan.