624 Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Abu Anak Krakatau

Data tersebut berasal dari pusat perencanaan penerbangan Bandara Soekarno-Hatta.

oleh Pramita TristiawatiDiterbitkan 07 September 2026, 12:25 WIB
Calon penumpang mengantri untuk check in di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Indonesia, Minggu, 6 September 2026. (AP Photo/Tatan Syuflana)

Liputan6.com, Jakarta - Manajemen Bandara Internasional Soekarno-Hatta mencatat 624 rencana penerbangan terdampak abu vulkanik pada Senin (7/9/2026).

Assistant Deputy Communication & Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan, mengatakan data tersebut berasal dari pusat perencanaan penerbangan Bandara Soekarno-Hatta.

"Dari 624 flight ini, 461-nya rute domestik, dan 156 rute internasional, dan tujuh penerbangan untuk kargo. Kemudian dari 624 jumlah flight itu, rencana jumlah penumpangnya sekitar 75.236 penumpang," ungkap Yudis.

Ia menjelaskan, berdasarkan NOTAM terakhir, penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta diperpanjang hingga pukul 18.00 WIB. Dengan demikian, belum ada operasi penerbangan yang dapat dipastikan berangkat dari bandara tersebut.

"Semuanya belum bisa dipastikan untuk berangkat, karena memang bandaranya masih close sampai dengan pukul 18.00," ungkapnya.

Menurut Yudis, pihak bandara telah menerima informasi dari sejumlah maskapai yang mengabarkan pembatalan penerbangan kepada calon penumpang hingga jadwal penutupan berakhir.

Garuda Indonesia Group, lanjutnya, juga telah mengumumkan bahwa tidak ada penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta pada hari ini.

"Kemudian dari maskapai lain pun, saya kira sudah melakukan komunikasi yang sama dengan semua calon penumpangnya. Jadi mestinya, mungkin idealnya tidak terlalu banyak penumpang yang sudah terlanjur datang ke sini," ujar Yudis.

 

Bandara Aktifkan SRA

Meski demikian, pihak bandara tetap mengaktifkan Service Recovery Action (SRA) untuk menangani penumpang terdampak.

Fasilitas yang disiapkan meliputi makanan dan minuman ringan, serta bus di setiap terminal untuk mendukung mobilitas penumpang menuju hotel melalui koordinasi dengan maskapai.

"Selain itu, beberapa area khusus di terminal juga telah disiapkan bagi penumpang terdampak, seperti employee lounge yang dimanfaatkan sebagai salah satu area istirahat bagi penumpang terdampak, sehingga penumpang memiliki ruang yang lebih nyaman untuk beristirahat," katanya.

Posko di Terminal 1B juga telah dibuka untuk memperkuat koordinasi dan penanganan kondisi operasional di lapangan.

Sementara itu, masing-masing maskapai membuka layanan di setiap terminal untuk memberikan informasi serta menangani kebutuhan penumpang terdampak.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya