Pesona Ariel Tatum Hadiri Royal Wedding Mangkunegaran, Berbalut Kebaya Rangkai Mawar

Ariel Tatum tampil anggun mengenakan Kebaya Rangkai Mawar rancangan Didiet Maulana di resepsi royal wedding Mangkunegaran, Solo.

oleh Vinsensia DianawantiDiterbitkan 07 September 2026, 17:00 WIB
Ariel Tatum tampil anggun mengenakan Kebaya Rangkai Mawar rancangan Didiet Maulana di resepsi royal wedding Mangkunegaran, Solo. (Didiet Maulana)

Liputan6.com, Jakarta - Resepsi pernikahan bernuansa kerajaan di Pura Mangkunegaran, Surakarta, turut dihadiri sejumlah tamu undangan istimewa, salah satunya aktris Ariel Tatum. Ia hadir memenuhi undangan GRAy Retno Astrini untuk resepsi pernikahan putri bungsunya, BRAy YM Tunku Aishah Johara Binti Tunku Abu Bakar, dengan Muhammad Idris Ismail Yahya, yang berlangsung penuh khidmat di kompleks istana bersejarah tersebut.

 

Sebagai salah satu tamu undangan yang turut disorot publik, kehadiran Ariel malam itu tak lepas dari perhatian, terutama lewat balutan busana yang ia kenakan sepanjang acara. Penampilannya menjadi pengingat bahwa kebaya modern kini bisa tampil dengan berbagai interpretasi tanpa kehilangan nilai tradisinya, sekalipun dikenakan sebagai tamu, bukan mempelai.

Untuk menghadiri momen istimewa ini, Ariel kembali mempercayakan busananya kepada desainer Didiet Maulana lewat labelnya, Svarna by IKAT Indonesia, desainer yang sama yang juga merancang busana kedua mempelai. Kepercayaan ini menghadirkan benang merah visual antara busana tamu undangan dan busana pengantin, menjadikan keseluruhan rangkaian resepsi terasa harmonis dari satu detail ke detail lainnya.

Sebagai figur publik yang dikenal cukup selektif dalam memilih busana untuk acara-acara formal, kehadiran Ariel dengan rancangan Svarna kali ini juga menegaskan preferensinya pada label lokal yang mengangkat nilai budaya Nusantara dalam setiap koleksinya.

 

Kebaya Rangkai Mawar

Ariel Tatum tampil anggun mengenakan Kebaya Rangkai Mawar rancangan Didiet Maulana di resepsi royal wedding Mangkunegaran, Solo. (Didiet Maulana)

Kebaya yang dikenakan Ariel diberi nama "Kebaya Rangkai Mawar", hadir dalam nuansa pink muda dengan motif bunga mawar pink yang menghiasi keseluruhan kainnya secara halus namun tetap terlihat detail dari dekat. Pemilihan motif ini bukan tanpa makna, mawar pink dalam busana ini melambangkan kemurnian, ketulusan, dan kesucian hati, nilai-nilai yang dirasa selaras dengan suasana sakral pernikahan yang tengah dirayakan malam itu. Warna pink muda yang dipilih pun tidak berdiri sendiri, melainkan turut merepresentasikan kelembutan dan kehangatan yang ingin dihadirkan dalam suasana resepsi malam itu, berbeda dari kesan formal-kaku yang biasa melekat pada busana pesta pada umumnya.

Detail desainnya pun dirancang dengan cermat, mulai dari bentuk neckline yang menyerupai untaian kalung yang jatuh manis di bahu Ariel, menciptakan ilusi aksesori tanpa perlu tambahan perhiasan berlebih di area leher dan bahu. Siluet ini membuat penampilannya tetap terasa mewah meski dari kejauhan sekalipun.

Pada bagian punggung, terdapat bukaan yang terinspirasi dari bentuk panel kebaya kutubaru, dilengkapi tali satin dan hiasan manik-manik pada bagian ujungnya, detail yang tetap menghadirkan sentuhan elegan meski dilihat dari sisi belakang. Detail semacam ini menegaskan bahwa Didiet Maulana tak hanya memikirkan tampilan depan busana, tapi juga keseluruhan siluet dari berbagai sudut pandang.

 

Dipadu Kain Sogan Batik Tulis

Ariel Tatum tampil anggun mengenakan Kebaya Rangkai Mawar rancangan Didiet Maulana di resepsi royal wedding Mangkunegaran, Solo. (Didiet Maulana)

Sebagai padanan, Ariel mengenakan kain sogan batik tulis yang sengaja dipilih untuk menghadirkan kontras warna dengan kebaya pink muda yang ia kenakan, menciptakan perpaduan yang tetap serasi meski berasal dari dua nuansa warna berbeda, gelap dan lembut yang saling melengkapi satu sama lain.

Riasan wajahnya sendiri dikerjakan langsung oleh Ariel, dipadukan dengan tatanan rambut gelung yang dikepang dan dibentuk cepol, dihiasi ornamen emas berukir dengan detail bunga mawar yang senada dengan tema busananya. Sentuhan ini menambah kesan personal pada keseluruhan penampilan, mengingat riasan yang dikerjakan sendiri biasanya membawa karakter khas sang pemakainya.

Sentuhan akhir hadir lewat bros emas yang disemat pada bagian kancing depan kebaya, dipilih senada dengan tas mungil berbahan metalik yang dikenakannya malam itu. Dari deretan potret yang beredar, terlihat Ariel berpose di tengah taman yang rimbun maupun di ambang pintu bergaya kolonial, dengan kebaya berdetail payet halus yang berkilau lembut setiap kali tertimpa cahaya lampu taman di sekitarnya.

 

Riasan yang Effortless

Ariel Tatum tampil anggun mengenakan Kebaya Rangkai Mawar rancangan Didiet Maulana di resepsi royal wedding Mangkunegaran, Solo. (Didiet Maulana)

Malam itu, bulan purnama turut menghiasi langit Mangkunegaran, menambah suasana sakral bagi rangkaian resepsi yang berlangsung. Kehadiran Ariel Tatum di tengah momen tersebut turut dimaknai sebagai tambahan doa syukur bagi kedua mempelai, sejalan dengan ucapan yang disampaikan langsung oleh Didiet Maulana lewat unggahannya di media sosial.

Penampilan Ariel malam itu menjadi salah satu sorotan di antara deretan tamu undangan lain, menunjukkan bagaimana busana adat modern bisa tetap tampil relevan dan personal, bahkan ketika hadir sebagai tamu dalam momen sebesar pernikahan kerajaan. Kesederhanaan riasan yang ia kerjakan sendiri turut menambah kesan hangat dan bersahaja, berpadu dengan kemewahan detail kebaya yang ia kenakan.

Lewat "Kebaya Rangkai Mawar", Ariel Tatum membuktikan bahwa keanggunan tak melulu soal menjadi pusat perhatian, melainkan juga soal menghormati momen dan nilai yang dirayakan malam itu, sebuah penampilan yang lahir dari penghormatan terhadap tuan rumah sekaligus kepercayaan terhadap tangan seorang perancang yang memahami betul filosofi di balik setiap helai kain yang ia rancang.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya