Emiten BUMI Akuisisi 100% Saham Perusahaan Tambang Australia Loyal Metals

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melalui anak usaha akuisisi saham Loyal Metals Ltd, perusahaan tambang Australia senilai Rp 1 triliun.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 07 September 2026, 11:36 WIB
Ilustrasi Akuisisi atau pembelian bisnis. Foto: Freepik/rawpixel

Liputan6.com, Jakarta - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengumumkan pengambilalihan atau akuisisi saham Loyal Metals Ltd, perusahaan tambang Australia pada Jumat, 4 September 2026 senilai Rp 1 triliun.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Senin, (7/9/2026), perseroan melalui anak usahanya di Australia yakni Bumi Resources Australia Pty Ltd yang merupakan anak usaha perseroan yang didirikan berdasarkan hukum Australia, yang 100% saham dimiliki oleh perseroan telah mengakuisisi 175.710.515 saham,yang merupakan 100% saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh pada Loyal, suatu perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum Australia. Nilai transaksi akuisisi itu mencapai Rp 1.004.742.244.136 atau AUD 79.069.731,75.

“Perseroan melalui BRA merupakan pemegang 100% saham di Loyal,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.

Berdasarkan data RTI, pada pukul 11.30 WIB, harga saham BUMI naik 5,71% menjadi Rp 222 per saham. Harga saham BUMI dibuka stagnan Rp 210 per saham. Saham BUMI berada di level tertinggi Rp 226 dan terendah Rp 210 per saham. Total frekuensi perdagangan 61.284 kali dengan volume perdagangan saham 45.153.696 saham. Nilai transaksi Rp 989,4 miliar.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,09% menjadi 6.632. Indeks saham LQ45 terpangkas 0,19% ke posisi 656,54. Sebagian besar indeks saham acuan memerah.

Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 6.667,75 dan terendah 6.620,51. Sebanyak 314 saham melemah sehingga bebani IHSG. 293 saham menguat dan 181 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 1.231.590 kali dengan volume perdagangan saham 23,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 7,7 triliun.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya