Erupsi Anak Krakatau, Penutupan Soetta Diperpanjang Hingga 17.30 WIB

Masih Terdampak Abu Vulkanik, Penutupan Soekarno-Hatta Diperpanjang hingga 17.30 WIB

oleh Pramita TristiawatiDiterbitkan 06 September 2026, 14:34 WIB
Penutupan Bandara Internasional Soekarno-Hatta diperpanjang menyusul masih terdampaknya ruang udara oleh sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. (Liputan6.com/Pramita Tristiawati)

Liputan6.com, Jakarta - Penutupan Bandara Internasional Soekarno-Hatta diperpanjang menyusul masih terdampaknya ruang udara oleh sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026).

AirNav Indonesia memperbarui informasi aeronautika melalui NOTAM A3348/26 yang menggantikan NOTAM sebelumnya. Dalam pembaruan tersebut, Bandara Soekarno-Hatta masih berstatus ditutup dan diperkirakan kembali dibuka pada pukul 17.30 WIB.

"NOTAM A3348/26 sekaligus menggantikan NOTAM A3346/26 yang sebelumnya menetapkan estimasi penutupan hingga pukul 13.30 WIB," ujar Hermana Soegijantoro, EVP of Corporate Secretary, Minggu (6/8/2026).

Informasi terbaru tersebut mulai berlaku pukul 13.23 WIB. Waktu pembukaan kembali masih bersifat estimasi dan dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi abu vulkanik.

 

Perbarui Informasi Kondisi Lapangan

Gunung Anak Krakatau tercatat erupsi sebanyak empat kali pada Minggu, 16 Agustus 2026. (Liputan6.com/ Dok PVMBG)

AirNav Indonesia melalui Indonesia Network Management Center (INMC) terus memantau kondisi ruang udara serta pergerakan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan informasi aeronautika terus diperbarui sesuai kondisi di lapangan sekaligus mendukung keselamatan penerbangan.

"Kami juga terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan penerbangan untuk memastikan informasi terkait kondisi ruang udara dan pelayanan navigasi penerbangan tersampaikan secara tepat waktu," ungkapnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya