KAI Kaji Reaktivasi KRL di Gambir, Bakal Integrasi dengan MRT

KAI persiapkan integrasi antarmoda di Stasiun Gambir. Layanan KRL diwacanakan aktif kembali usai penataan kereta jarak jauh tuntas.

oleh Tim BisnisDiterbitkan 05 September 2026, 19:50 WIB
Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia (Persero), Anne Purba. (Liputan6.com/Tisha)

Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI terus mengembangkan konektivitas transportasi, mulai dari Commuter Line hingga kereta jarak jauh. Salah satu aset yang tengah dioptimalkan adalah Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan Stasiun Gambir disiapkan untuk mendukung integrasi transportasi, terutama dengan rencana koneksi MRT Jakarta ke kawasan tersebut.

“Kami sudah persiapkan dan kaji dalam rancangan jangka panjang program KAI, karena di sana akan ada MRT yang terkoneksi. Kami juga melihat kawasan tersebut dulu pernah melayani naik-turun penumpang KRL,” ujar Anne dikutip Sabtu (5/9/2026).

Menurut Anne, perkembangan jaringan MRT, LRT, dan transportasi publik lainnya berpotensi membuat Stasiun Gambir menjadi salah satu pusat mobilitas masyarakat Jabodetabek.

 

Wacana KRL Kembali Berhenti di Stasiun Gambir

Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia (Persero), Anne Purba. (Liputan6.com/Tisha)

KAI juga mengkaji kemungkinan mengaktifkan kembali layanan KRL Commuter Line di Stasiun Gambir. Namun, rencana tersebut masih membutuhkan berbagai persiapan, terutama terkait akses dan operasional.

“Di Stasiun Gambir ini, dalam dua tahun ke depan ada jadwal penataan yang sedang disiapkan. Yang utama diperbaiki terlebih dahulu adalah layanan kereta jarak jauhnya, setelah itu baru kami melangkah ke pembangunan sarana KRL,” jelas Anne.

KAI masih menyiapkan berbagai aspek, mulai dari keselamatan, teknis, administrasi, keuangan, hingga infrastruktur. Proses tersebut dilakukan bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

“Sampai saat ini kami terus melakukan berbagai penyiapan, baik dari aspek administrasi, keuangan, hingga teknis. Nanti ketika semua sudah siap, kami akan publikasikan bentuk perencanaannya seperti apa,” tutur Anne.

Penataan Stasiun Gambir ditargetkan berlangsung dalam dua tahun ke depan. KAI memastikan seluruh persiapan dilakukan secara matang agar rencana integrasi transportasi dapat berjalan aman dan optimal bagi pengguna jasa.

Reporter: Tisha Maulida Fazriah

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya