Liputan6.com, Jakarta - Manajer baru Liverpool, Andoni Iraola memperingatkan pasukannya agar menghentikan kebiasaan mengawali laga dengan tempo rendah. Usai dua laga perdana di Liga Inggris berakhir 2-2, ia menuntut intensitas dan keberanian dari sepak mula.
Masalah muncul sejak pekan pembuka: melawan Newcastle United, Liverpool sudah tertinggal ketika pertandingan baru berjalan lima menit, lalu pola serupa terulang pada laga berikutnya. Situasi itu memicu evaluasi keras dari sang pelatih.
Advertisement
"Kami harus bermain dengan rasa urgensi sejak awal pertandingan," ujar Iraola seperti dilansir Liverpool Echo. "Kadang-kadang Anda memulai pertandingan dengan berpikir, 'Oke, kita lihat apa yang terjadi hari ini.' Tidak. Sejak menit pertama, saat skor masih 0-0, kami harus merasa tidak nyaman dan berusaha mengambil kendali pertandingan," lanjutnya.
Iraola Tak Ingin Liverpool Menunggu Kebobolan
Iraola menilai timnya tidak boleh menunggu lawan menghasilkan peluang atau gol lebih dulu baru meningkatkan tempo. Ia meminta para pemain proaktif, mengalirkan bola lebih cepat, dan berani bermain vertikal sejak menit-menit awal.
"Kami tidak boleh menunggu sampai tim lawan mendapatkan beberapa peluang atau mencetak gol sebelum kami mulai mengambil lebih banyak risiko, bermain lebih vertikal, dan mengalirkan bola dengan lebih cepat," katanya.
Iraola juga menekankan pentingnya mencetak gol pembuka karena momentum pertandingan banyak ditentukan dari situasi tersebut. "Gol pertama dalam sepak bola sangat penting. Gol itu memberi Anda keuntungan dan ketika unggul, Anda bisa bermain dengan cara yang berbeda," tutur Iraola.
Catatan musim lalu menambah alasan kewaspadaan. Dari 22 pertandingan saat Liverpool kebobolan lebih dulu, mereka kalah dalam 18 laga. Hanya dua kali mampu membalikkan keadaan menjadi kemenangan, yakni ketika menghadapi Newcastle di Premier League dan Eintracht Frankfurt di Liga Champions.
Pengalaman Jadi Senjata Tambahan Liverpool
Di sisi lain, Iraola menyambut positif kedatangan amunisi baru yang diyakini dapat mengangkat kualitas tim sekaligus membantu memperbaiki masalah konsentrasi dan intensitas.
Bradley Barcola, yang direkrut senilai 123 juta pound, berpeluang menjalani debut saat tandang ke Portman Road melawan Ipswich Town pada Sabtu (5/9/2026) dini hari WIB.