Persijap Jepara Pede Tandang ke Madura United di Pekan Pertama BRI Super League

Jelang laga di Pamekasan, Minggu (6/9/2026) pukul 19.00 WIB, pelatih Persijap Jepara Juan Cortes optimistis dan menekankan kewaspadaan atas transisi Madura United.

oleh Radifa ArsaDiterbitkan 04 September 2026, 17:59 WIB
Trio pemain asing Persijap Jepara, Oumar Bah (kiri), Jose Luis Espinosa Arroyo, dan Marcos Blasco (kanan) saat latihan jelang BRI Super League 2026/2027. (Dok. ileague.id)

Liputan6.com, Jepara - Persijap Jepara memulai pekan perdana BRI Super League 2026/2027 dengan partai tandang menantang ke markas Madura United. Pelatih Juan Cortes yakin Laskar Kalinyamat mampu mengejar hasil positif pada laga pembuka tersebut.

Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu (6/9/2026) pukul 19.00 WIB. Menjelang duel itu, Cortes menekankan proses tim yang masih bertahap karena start persiapan yang lebih lambat dibanding sejumlah pesaing.

"Tim sudah siap dan sangat termotivasi untuk pertandingan pertama kami. Kami tahu persiapan kami dimulai lebih lambat dibanding tim lain, jadi kami masih membangun kondisi fisik dan pemahaman taktis kami langkah demi langkah," kata Juan kepada Bola.com, Jumat (4/9/2026).

Ia juga mengapresiasi kerja keras skuadnya dalam beberapa pekan terakhir dan menargetkan pulang dengan poin dari kandang lawan.

"Saya sangat senang dengan sikap dan komitmen para pemain selama beberapa minggu ini. Sekarang kompetisi telah dimulai, dan kami harus bertanding sejak menit pertama, tetap bersatu sebagai tim, dan berjuang untuk meraih hasil positif melawan Madura United," ujarnya.


Waspadai Keunggulan Tuan Rumah

Juan Cortes, pelatih Persijap Jepara. (Dok. Persijap Jepara)

Pelatih berusia 42 tahun itu paham betul tantangan yang menanti di Pamekasan. Bermain di kandang Laskar Sappe Kerrab dengan dukungan publik sendiri, diakuinya akan menjadi ujian berat bagi Persijap.

"Kami menghormati lawan kami, karena Madura adalah tim bagus dengan pelatih yang bagus dan tentu akan sulit bermain di sana. Mereka punya lebih banyak waktu untuk mempersiapkan segalanya, tetapi kami percaya pada kerja keras kami dan pada tim kami," kata dia.

Cortes juga menegaskan kepada Tegar Infantrie dan rekan-rekan untuk lebih cermat menjaga area dan fokus dalam momentum transisi yang kerap menjadi kekuatan tuan rumah.

"Madura United adalah tim yang kuat dan berpengalaman dengan pemain-pemain yang berbahaya, terutama dalam situasi transisi dan menyerang. Kami tahu mereka bisa menghukum Anda jika Anda kehilangan konsentrasi atau memberi mereka terlalu banyak ruang," ujar Juan.


Kunci Laga: Organisasi, Intensitas, Disiplin

Persijap dibawa tetap teguh pada rencana permainan yang telah disusun tim pelatih. Organisasi yang rapi, intensitas tinggi, serta disiplin menurut Cortes menjadi pegangan utama untuk mengamankan hasil.

"Kami telah menganalisis mereka dengan cermat dan kami tahu di mana kami harus waspada, tetapi bagi saya hal terpenting adalah fokus pada diri sendiri: tetap terorganisasi, bertanding dengan intensitas tinggi, dan disiplin penuh selama 90 menit," kata dia.

"Kami menghormati Madura United. Akan tetapi, kami juga memiliki kepercayaan pada tim kami dan pada apa yang bisa kami lakukan di laga pertama kompetisi musim ini," tambah pelatih kelahiran 5 November 1983 itu.

Laga pembuka ini menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk mengawali langkah di BRI Super League 2026/2027 dengan modal kepercayaan diri.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya