Fitur Penting Ini Hilang dari Hyundai Ioniq 3 Varian Termurah

Hyundai Ioniq 3 varian termurah ternyata tidak dibekali instrument cluster digital 9,9 inci dan mengandalkan layar tengah untuk informasi berkendara.

oleh M. Ridwan MaulanaDiterbitkan 08 September 2026, 15:18 WIB
Hyunai IONIQ 3 N Line di GIIAS 2026. (Liputan6.com/Pramita Tristiawati)

Liputan6.com, Jakarta - Mobil listrik modern umumnya menawarkan berbagai perangkat digital untuk meningkatkan kenyamanan dan kemudahan pengemudi. Namun, Hyundai justru mengambil pendekatan berbeda pada Ioniq 3, khususnya untuk varian termurah yang dipasarkan di Inggris.

Hyundai Ioniq 3 varian entry-level ternyata tidak dilengkapi instrument cluster digital di balik lingkar kemudi. Sebagai gantinya, informasi berkendara harus dipantau melalui layar infotainment yang berada di bagian tengah dashboard.

Langkah tersebut membuat Ioniq 3 menjadi salah satu mobil terbaru yang meninggalkan panel instrumen khusus pengemudi pada varian tertentu.

Dikutip dari Carscoops, Selasa (8/9/2026), Hyundai sebenarnya menyediakan layar instrument cluster digital berukuran 9,9 inci untuk Ioniq 3. Namun, perangkat tersebut bukan perlengkapan standar pada varian paling rendah.

Di Inggris, Ioniq 3 varian Advanced yang menjadi versi entry-level dibanderol mulai 22.245 poundsterling atau sekitar Rp500 jutaan. Meski demikian, konsumen pada varian ini tidak mendapatkan layar instrumen digital di depan pengemudi.

Fitur tersebut baru tersedia pada varian Premium yang memiliki harga mulai 25.595 poundsterling atau sekitar Rp580 jutaan.

Dengan demikian, konsumen yang menginginkan layar khusus untuk menampilkan informasi seperti kecepatan dan data berkendara harus memilih varian yang lebih tinggi.

Menariknya, Hyundai tidak menyediakan pilihan untuk menambahkan instrument cluster digital tersebut secara terpisah pada Ioniq 3 varian Advanced.

Artinya, konsumen tidak bisa sekadar membayar biaya tambahan untuk mendapatkan layar 9,9 inci tersebut. Satu-satunya cara adalah memilih varian Premium.

Pendekatan ini berbeda dengan strategi Hyundai pada Avante/Elantra 2027 di Korea Selatan.

Pada sedan tersebut, pembeli masih diberikan kesempatan untuk menambahkan layar instrument cluster digital berukuran 9,9 inci sebagai fitur opsional. Biayanya mencapai 350.000 won atau sekitar Rp 4 jutaan.

Sementara pada Ioniq 3, opsi serupa tidak tersedia untuk varian termurah.

Absennya instrument cluster bukan berarti pengemudi kehilangan akses terhadap informasi penting selama berkendara.

Pada Ioniq 3 Advanced, berbagai informasi yang biasanya ditampilkan di depan pengemudi dapat dilihat melalui layar infotainment yang terletak di tengah dashboard.

Namun, penempatan tersebut tentu menghadirkan pengalaman berbeda dibandingkan kendaraan yang memiliki panel instrumen konvensional atau digital di depan pengemudi.

Pengemudi harus mengalihkan pandangan ke area tengah dashboard untuk memantau informasi kendaraan, alih-alih melihat langsung ke balik lingkar kemudi.

Keputusan Hyundai ini juga menunjukkan bahwa produsen mulai mengeksplorasi desain kabin dengan pendekatan berbeda, termasuk mengurangi jumlah layar khusus yang selama ini menjadi salah satu ciri khas mobil modern.

Bagi konsumen, absennya instrument cluster digital pada Ioniq 3 varian termurah menjadi salah satu pertimbangan penting sebelum memilih tipe kendaraan listrik tersebut.

Terlebih, konsumen yang menginginkan layar khusus di depan pengemudi tidak memiliki opsi untuk menambahkannya kemudian dan harus langsung memilih varian yang lebih tinggi.

Andalkan Layar Tengah

Keputusan Hyundai ini berkaitan dengan penggunaan sistem infotainment baru bernama Pleos Connect.

Sistem tersebut mengandalkan layar sentral berukuran besar dengan antarmuka yang mengusung konsep mirip perangkat tablet.

Pada Ioniq 3, layar tengah tersebut menjadi pusat berbagai informasi dan fungsi kendaraan.

Model ini juga tidak memiliki head-up display, sehingga pengemudi varian termurah harus melihat ke layar tengah untuk memperoleh informasi yang biasanya ditampilkan melalui instrument cluster.

Padahal, panel instrumen tersebut dapat menampilkan sejumlah informasi penting seperti kecepatan kendaraan, batas kecepatan, jarak tempuh tersisa hingga informasi efisiensi energi.

Menariknya, penggunaan satu layar besar di tengah dashboard memang dapat membuat desain kabin terlihat lebih sederhana.

Namun, absennya layar di depan pengemudi juga menimbulkan pertanyaan mengenai kenyamanan. Karena pengemudi harus mengalihkan pandangan dari arah jalan ketika ingin melihat informasi tertentu.

Tren Baru Interior Mobil

Langkah yang di ambil Hyundai ini mengikuti tren yang mulai berkembang di industri otomotif, terutama pada mobil listrik.

Sejumlah produsen mulai mengurangi jumlah panel fisik dan menggantinya dengan layar sentral berukuran besar.

Hyundai sendiri memperkenalkan Pleos Connect pada Grandeur sebelum sistem tersebut digunakan pada sejumlah model lain. Perusahaan berencana memperluas penggunaan sistem tersebut secara global.

Meski begitu, Hyundai masih menyediakan instrument cluster pada varian Ioniq 3 yang lebih tinggi. Artinya, konsumen yang menginginkan panel informasi khusus di depan pengemudi tetap bisa mendapatkannya dengan memilih varian Premium atau lebih tinggi.

Kebijakan tersebut membuat Ioniq 3 menarik perhatian bukan hanya karena statusnya sebagai mobil listrik baru Hyundai, tetapi juga karena cara pabrikan memangkas fitur pada varian termurahnya.

Hingga, panel yang selama ini dianggap sebagai perlengkapan dasar kendaraan kini justru menjadi salah satu pembeda antarvarian.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya