Liputan6.com, Jakarta - Perjalanan Cendi Audia atau Cendi Maumere di panggung Dangdut Academy 8 harus berakhir. Academia asal Maumere, Nusa Tenggara Timur, tersebut menjadi peserta pertama yang tersenggol pada babak Top 21 setelah bersaing dalam Grup 1.
Cendi sebelumnya berhasil mencuri perhatian sejak babak audisi. Bukan hanya karena kemampuan vokalnya, perjuangan Cendi sebagai anak seorang nelayan yang turut membantu perekonomian keluarga membuat kisahnya semakin mendapat perhatian. Ia diketahui kerap bernyanyi dari panggung ke panggung untuk membantu sang ayah.
Advertisement
Langkah Cendi di Dangdut Academy 8 juga tidak selalu berjalan mulus. Dari perjuangan meraih golden ticket, lolos Final Audition, hingga sempat berada di posisi dua terbawah pada Top 26, Cendi terus berusaha mempertahankan tempatnya. Sayangnya, perjuangan tersebut akhirnya terhenti di Top 21.
Perjuangan Cendi Meraih Golden Ticket
Cendi merupakan salah satu peserta asal Maumere yang sukses mendapatkan golden ticket pada tahap audisi. Saat itu, ia tampil di hadapan Soimah, Dewi Perssik, dan Wika Salim dengan kemampuan vokal yang membuatnya berhak melaju ke Final Audition.
Di balik keberhasilannya, terdapat kisah keluarga yang membuat penampilan Cendi terasa semakin emosional. Ayahnya diketahui bekerja sebagai nelayan yang mencari gurita, sedangkan sang ibu merupakan ibu rumah tangga.
Cendi juga mengaku bernyanyi dari panggung ke panggung untuk membantu keluarga. Ia menyebut bayaran yang diterimanya dari kegiatan tersebut sekitar Rp250 ribu untuk sekali tampil. Perjuangan tersebut membuat Cendi ingin menjadikan Dangdut Academy 8 sebagai kesempatan untuk mengangkat kehidupan keluarganya.
Lolos Final Audition hingga Jadi Academia
Setelah mendapatkan golden ticket, Cendi melanjutkan perjuangannya di Final Audition. Ia tampil dengan sejumlah lagu tantangan dari para juri dan berhasil mendapatkan tiket untuk menjadi academia D'Academy 8.
Dalam salah satu penampilannya, Cendi membawakan "Kamu Istimewa" dan "Kumpulan Dusta". Penampilannya di Final Audition mendapat perhatian berkat karakter vokalnya yang khas. Cendi kemudian dinyatakan lolos langsung dan berhak melanjutkan perjuangan ke babak berikutnya.
Perjalanan tersebut berlanjut hingga Top 37 dan Top 31. Cendi kemudian menjadi salah satu dari 26 academia yang berhasil mengamankan posisi di babak Top 26. Ia berada di bawah bimbingan Coach Selfi Yamma.