Terungkap Motif Ibu Mutilasi Bayi Kandungnya di Sumedang

ER (19), seorang ibu muda di Sumedang, tega membunuh dan memutilasi bayi yang baru dilahirkannya sendiri.

oleh Fira SyahrinDiterbitkan 02 September 2026, 22:41 WIB
Pra-rekonstruksi pembunuhan dan mutilasi bayi oleh ibu kandungnya sendiri di Sumedang. (Liputan6.com/ Fira Syahrin)

Liputan6.com, Sumedang - Penyidik Satreskrim Polres Sumedang mengungkap motif di balik tindakan keji ER (19), seorang ibu muda di Dusun Sukaluyu, Desa Ungkal, Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, yang tega membunuh dan memutilasi bayi laki-lakinya yang baru lahir.

​Berdasarkan hasil pemeriksaan kepolisian, aksi nekat tersebut dipicu oleh rasa takut dan panik pelaku karena bayi tersebut lahir dari hubungan di luar nikah bersama kekasihnya.

​Kasat Reskrim Polres Sumedang, AKP Tanwin Nopiansah, menjelaskan bahwa hubungan tersebut bermula saat pelaku dan kekasihnya bekerja di luar daerah.

​"Jadi untuk si pelaku ini sempat bekerja di Bandung, ketemu dengan pacarnya ini di Bandung. Sempat berhubungan suami istri di luar pernikahan," ujar AKP Tanwin Nopiansah.

​Pihak kepolisian juga mendalami keterlibatan sang kekasih dalam kasus ini. Namun, dari hasil penelusuran pada riwayat pesan di ponsel milik pelaku dan kekasihnya, sang pria mengaku tidak mengetahui kondisi kehamilan ER.

​"Untuk si pacar pelaku ini, setelah kami periksa komunikasi di handphone, itu tidak mengetahui kehamilan si pelaku ini. Tapi masih kami dalami," jelas dia.

​Selain mendalami bukti digital, kepolisian turut memperhatikan aspek kondisi fisik dan tekanan kejiwaan pelaku saat melahirkan hingga melakukan penganiayaan berat tersebut.

​"Untuk pemeriksaan, posisi fisik normal. Dan akan kami koordinasikan ke psikologi dokter forensik Sartika Asih," jelasnya.

​Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka ER kini ditahan dan dijerat dengan pasal pidana berat terkait pembunuhan anak kandung.

​"Untuk pasal, kami terapkan Pasal 249 ayat 1, 2, dan 3, di mana ancaman hukumannya itu adalah sembilan tahun," tegas dia.

​Jasad bayi laki-laki tersebut sempat dikubur oleh pelaku di lahan kosong samping rumahnya sebelum akhirnya ditemukan warga. Saat ini, status kekasih ER masih diperiksa sebagai saksi guna memastikan ada atau tidaknya keterlibatan dalam peristiwa tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya