Emiten BBHI Buyback Saham Rp 300 Miliar Mulai 3 September 2026

PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) memakai saldo laba ditahan untuk buyback saham.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 03 September 2026, 06:05 WIB
Ilustrasi IHSG (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) akan melakukan pembelian kembali atau buyback saham maksimal Rp 300 miliar. Buyback saham BBHI dilakukan pada 3 September-2 Desember 2026.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Kamis, (3/9/2026), perseroan melakukan buyback saham seiring upaya untuk memiliki fleksibilitas yang memungkinkan perseroan menjaga stabilitas harga saham perseroan agar lebih mencerminkan kinerja perseroan.

Selain itu, langkah ini diambil sebagai upaya menjaga keharmonisan antara kondisi pasar dan fundamental perseroan serta menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan dalam usaha perseroan mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.

Perseroan berencana menyimpan saham yang telah dibeli kembali untuk dikuasai sebagai saham treasury untuk jangka waktu sebagaimana diatur dalam POJK 29/2023.

“Pembiayaan kembali saham perseroan akan menggunakan saldo laba ditahan,” demikian dikutip dari keterbukaan informasi BEI.

Seiring transaksi itu, dampak terhadap biaya operasional Perseroan tidak material, sehingga laba-rugi diperkirakan masih sejalan dengan target Perseroan. Selain itu potential loss dari pengalihan aset berupa Kas menjadi Treasury Stock tidak akan mempengaruhi pendapatan Perseroan secara signifikan.

Selain itu, perseroan yakni alokasi dana Rp 300 miliar atau 1,93% dari total aset perseroan untuk pembelian kembali saham, tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha dan likuiditas perseroan. Hal ini mengingat perseroan memiliki modal kerja dan cashflow yang cukup untuk melaksanakan pembiayaan transaksi bersamaan dengan kegiatan usaha perseroan.

Perseroan akan melakukan pembelian kembali saham dengan harga yang dianggap baik dan wajar oleh Manajemen Perseroan dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Buyback saham akan dilakukan melalui BEI dan dilakukan melalui satu anggota bursa efek.

 

Jaga Harga Saham

Pekerja melintas di dekat layar digital pergerakan saham di Gedung BEI, Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Perseroan berencana melakukan pembelian kembali atas saham Perseroan (Treasury Stock) yang mengalami penurunan harga saham sedemikian rupa sehingga menurut pertimbangan Perseroan pembelian kembali saham dapat menstabilkan harga dari kondisi pasar yang fluktuatif. Selain itu, juga diharapkan dapat menjaga harga saham pada level yang baik yang pada akhirnya berimbas pada nilai pemegang saham.

Perseroan berkeyakinan pelaksanaan pembelian kembali saham tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha, likuiditas maupun pertumbuhan usaha Perseroan karena Perseroan pada saat ini memiliki modal kerja dan dana kas yang cukup untuk melakukan dan membiayai seluruh kegiatan usaha, kegiatan pengembangan usaha, kegiatan operasional serta pembelian kembali saham.

Berdasarkan data RTI, pada penutupan perdagangan saham Rabu, 2 Septemebr 2026, harga saham BBHI naik 2,86% menjadi Rp 900 per saham. Harga saham BBHI dibuka naik lima poin menjadi Rp 880 per saham. Saham BBHI berada di level tertinggi Rp 900 dan terendah Rp 855 per saham. Total frekuensi perdagangan 349 kali dengan volume perdagangan saham 16.933 saham. Nilai transaksi harian Rp 1,4 miliar.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya