Port USB-C HP Rusak? Coba Lakukan Ini Sebelum Diservis

Port USB-C yang bermasalah tidak selalu berarti harus langsung diservis. Apa saja yang perlu dilakukan sebelum membawa ponsel ke tempat servis?

oleh Muhammad Yudha PratamaDiterbitkan 04 September 2026, 08:00 WIB
Common mistakes that shorten your phone's battery life. (Photo: pvproductions/Magnific)

Liputan6.com, Jakarta - Port USB-C menjadi bagian penting pada HP modern karena digunakan untuk mengisi daya dan memindahkan data. Part ini juga bisa mengalami masalah setelah dipakai dalam waktu lama.

Dikutip dari BGR, Kamis (4/9/2026), port USB-C dirancang untuk bertahan setidaknya 10.000 kali pemasangan dan pelepasan. Meski begitu, usia pakainya dapat lebih pendek akibat cairan, benturan, atau penggunaan yang kurang tepat.

HP yang terjatuh saat kabel masih terhubung juga berisiko menjadi penyebab kerusakan pada port. Dalam beberapa kasus, masalah port mungkin berasal dari cacat produksi pada komponen di dalamnya.

Sebelum mengganti port, pemilik HP perlu memastikan sumber masalahnya. Debu dan serat dari saku yang menumpuk di dalam port bisa menghalangi ujung kabel sehingga proses pengisian daya terganggu.

Pengguna dapat mencoba membersihkan bagian dalam port secara hati-hati. Setelah itu, coba gunakan kabel USB-C lain untuk melihat apakah masih terjadi masalah.

Pengguna bisa menggunakan adaptor, kabel, atau stop kontak berbeda untuk memastikan gangguan bukan berasal dari perangkat pendukung.

Jika semua cara sudah dicoba tetapi HP tetap tidak mengisi daya, penggantian port boleh dipertimbangkan.

Biaya Ganti Port USB-C

Port USB-C juga berfungsi bagi pengguna yang sering memindahkan file berukuran besar. Contohnya, iPhone 17 Pro yang mampu mencapai kecepatan transfer hingga 10Gb/s.

Fungsi serupa dibutuhkan ketika ponsel terhubung dengan SSD eksternal atau aksesori lain. Jika port bermasalah, perangkat tambahan itu menjadi tidak maksimal saat digunakan.

Namun, port USB-C yang rusak tidak selalu harus langsung diperbaiki. Jika sudah berencana mengganti ponsel, pengguna dapat menunggu dan tidak perlu terburu-buru memperbaikinya.

Jika ponsel mendukung pengisian daya nirkabel, fitur ini menjadi pilihan sementara saat port USB-C rusak.

Biaya perbaikan juga perlu menjadi pertimbangan. Di Indonesia, AppleCare+ menetapkan biaya servis Rp 1.899.000 untuk kerusakan lain yang tidak disengaja pada iPhone.

Namun, biaya akhir untuk perbaikan port USB-C tetap bergantung pada hasil pemeriksaan perangkat oleh Penyedia Servis Resmi Apple.

 

Jangan Melakukan Perbaikan Sendiri

Perlu diingat bahwa mengganti port bukan pekerjaan sederhana. Pada sejumlah ponsel, prosesnya mengharuskan pengguna melepas layar, baterai, dan komponen lain.

Karena itu, perbaikan sebaiknya dilakukan oleh orang yang memahami cara membongkar ponsel. Kesalahan saat proses perbaikan justru mampu menyebabkan kerusakan pada layar, baterai, atau bagian lainnya.

Pada akhirnya, keputusan mengganti port USB-C bergantung pada kondisi perangkat dan kebutuhan pemiliknya. Jika ponsel masih akan digunakan dalam waktu lama dan sering diisi daya dengan kabel, memperbaiki port bisa menjadi pilihan tepat.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya