WNI Meninggal Saat Mendaki Gunung Fuji

Pendaki Indonesia berusia 57 tahun, meninggal dunia saat mendaki Gunung Fuji di Jepang.

oleh Septian DenyDiterbitkan 01 September 2026, 16:38 WIB
Gunung Fuji, puncak tertinggi di Jepang dengan ketinggian 3.776 meter. (Mathias CENA/AFP)

Liputan6.com, Tokyo - Seorang pendaki asal Indonesia meninggal dunia setelah tiba-tiba kolaps saat mendaki Gunung Fuji, Jepang, pada 29 Agustus 2026.

Informasi tersebut dibagikan akun Facebook FYI Japan. WNI tersebut diketahui bernama Yuliusman Kesmajaya, berusia 57 tahun. Ia ditemukan dalam kondisi tengkurap di jalur pendakian dekat Pos 7 Gunung Fuji.

Yuliusman kemudian dievakuasi ke rumah sakit. Namun, nyawanya tidak tertolong dan kematiannya dikonfirmasi di rumah sakit. Polisi menduga penyebab kematiannya berkaitan dengan kondisi jantung.

Detail kejadian tersebut disampaikan oleh Kantor Polisi Fuji-Yoshida di Prefektur Yamanashi pada 30 Agustus.

Hilang Setelah Istirahat Makan Siang

Yuliusman memulai pendakiannya pada 29 Agustus dari Pos 5 Fuji-Yoshida sebagai bagian dari tur pendakian gunung yang dipandu.

Setelah beristirahat untuk makan siang, keberadaannya tidak diketahui. Meski demikian, rombongan tur kemudian melanjutkan pendakian.

Sekitar pukul 17.00 pada hari yang sama, pendaki lain menemukan Yuliusman dalam kondisi telah kolaps di dekat Pos 7.

Para pendaki tersebut kemudian melaporkan kejadian itu kepada staf di sebuah pondok gunung yang berada tidak jauh dari lokasi.

Yuliusman selanjutnya dibawa ke rumah sakit, tetapi dinyatakan meninggal dunia.

Sebagai informasi, FYI Japan merupakan akun media sosial yang membagikan laporan berita resmi dari Jepang kepada komunitas internasional.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya