Lawan Hoaks AI, Pemerintah Polandia Luncurkan Program Literasi Media untuk Pelajar

Marta Cienkowska, Menteri Kebudayaan Polandia, mengatakan program ini dirancang untuk menanggapi tantangan dunia modern.

oleh Adyaksa VidiDiterbitkan 01 September 2026, 19:00 WIB
Polandia mengajarkan anak-anak untuk mengenali hoaks sejak dini. (Dok. AP/James Brooks)

Liputan6.com, Jakarta - Polandia akan meluncurkan program literasi media nasional untuk mengajarkan siswa cara mengenali berita palsu, manipulasi, dan deepfake yang dihasilkan AI. Inisiatif ini akan diluncurkan pada 17 September 2026 dan berlangsung hingga tahun 2028, dengan total biaya diperkirakan sebesar 3 juta Euro atau sekitar Rp 61 miliar.

Program yang berjudul "What the FEJK" ini akan mengajarkan siswa berusia 10 hingga 19 tahun cara memverifikasi sumber dan mengenali teknik yang digunakan untuk memanipulasi narasi media.

Marta Cienkowska, Menteri Kebudayaan Polandia, mengatakan program ini dirancang untuk menanggapi tantangan dunia modern.

"Memeriksa sumber, mengenali manipulasi, memahami konteks, dan secara sadar terlibat dengan media adalah keterampilan penting yang berguna di dunia saat ini," kata Cienkowska seperti dikutip oleh kantor berita Polandia, PAP.

"Kaum muda sudah berfungsi dalam lingkungan informasi yang sama sekali berbeda dari generasi orang tua mereka, dan dari generasi saya. Bukan hanya alatnya yang berubah, tetapi seluruh cara informasi diproduksi dan cara informasi tersebut menarik perhatian kita juga telah berubah," katanya menambahkan.

Rencananya program ini meliputi kuliah dan pemutaran film tentang misinformasi, serta lokakarya praktis tentang manipulasi media. Selain itu siswa juga akan mempelajari sejarah propaganda dan sensor dalam perfilman Polandia.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya