Liputan6.com, Jakarta - Pengalaman pahit menjadi tersangka dalam kasus dugaan penipuan investasi memberi dampak mendalam bagi kehidupan Ruben Onsu. Setelah resmi berdamai dengan pihak pelapor, Ruben berkomitmen mengubah cara pandangnya dalam menjalankan sebuah usaha.
"Ya itu kan memang udah tadi saya sampaikan sebelumnya. Seandainya memang aset yang saya, eh, jual itu bisa segera terealisasi harusnya tidak seperti ini gitu kan," ujar Ruben Onsu saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (31/8/2026).
Advertisement
Akan Lebih Berhati-hati Dalam Berbisnis
Ruben menyadari, dalam menjalankan bisnis banyak faktor luar yang tidak bisa diprediksi secara tepat, termasuk kecepatan penjualan aset. "Ini masukan-masukan yang membuat saya semakin dewasa, membuat ya kita bisa lebih bisa menerima segala sesuatu atau menyelesaikan sesuatu dengan bijak," kata Ruben Onsu.
Saat ditanya soal langkahnya di masa depan, Ruben memberikan jawaban yang tegas tanpa keraguan sedikit pun. Dirinya berjanji akan jauh lebih selektif dan waspada dalam menjalin kerja sama investasi dengan pihak mana pun.
"(Berhati-hati berbisnis) Pasti. Pasti," ucap Ruben Onsu.
Lega Dibantu Sahabat
Ruben juga merasa lega karena sahabatnya, Jhon LBF, selalu memberikan arahan yang tepat untuk memperbaiki diri di tengah masalah yang dihadapinya. Dirinya tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan kedua ini untuk menata kembali hidupnya agar lebih produktif dan bermanfaat bagi keluarga.
"Dan menyelesaikan dengan segala sesuatu tidak untuk melawan ya, gitu. Tapi ibarat artinya saya harus menyelesaikan ini dan setelah itu ya saya harus mencoba untuk memperbaiki diri," tutur Ruben.
Kini Ruben Onsu siap kembali beraktivitas normal di dunia hiburan setelah beban hukum yang menjeratnya resmi berakhir.
"Ya saya ingin semuanya selesainya dengan baik," tutup Ruben Onsu.