Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan kustodian kripto BitGo sepakat meng-akuisisi bisnis perdagangan institusional milik NYDIG pada Kamis, 27 Agustus 2026. Langkah akuisisi ini seiring BitGo memperkuat posisi dalam infrastruktur perdagangan.
Mengutip Channel News Asia, Jumat (28/8/2026), BitGo tidak mengungkapkan nilai akuisisi NYDIG. Lewat akuisisi tersebut, sekitar 30 karyawan NYDIG bergabung dengan BitGo, seperti yang disampaikan perseroan.
Advertisement
Adapun kesepakatan ini akan menambah layanan derivative, produk terstruktur, pembiayaan dan layanan pasar modal lainnya ke unit infrastruktur kustodian, penyelesaian transaksi dan dompet kripto yang sudah dimiliki BitGo.
BitGo melantai di bursa awal tahun ini dan menggalang dana sekitar US$ 213 juta atau Rp 3,76 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.690) melalui penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO). Didirikan pada 2013, perusahaan ini merupakan salah satu penyedian layanan kustodian kripto terbesar di Amerika Serikat.
Adapun melalui unit perdagangan institusional-nya, NYDIG fokus pada pembiayaan dan derivatif, serta melayani investor institusional dan family office.
Mengutip Yahoo Finance, mengintegrasikan bisnis tersebut ke dalam BitGo memberikan penawaran institusional yang lebih luas bagi kustodian kripto ini, yang mampu menghubungkan aktivitas perdagangan dan manajemen risiko dengan sistem kustodian serta penyelesaian transaksi yang teregulasi.
CEO dan salah satu pendiri BitGo, Mike Belshe menuturkan, institusi semakin menginginkan mitra yang dapat mendukung "seluruh siklus hidup aset digital," mulai dari kustodian dan perdagangan hingga pembiayaan dan penyelesaian transaksi. Perusahaan menyebutkan, akuisisi ini juga diharapkan dapat mempertahankan lebih banyak aset dan aktivitas klien di dalam platform.
Jangkauan Operasional
BitGo telah berupaya membangun model tersebut sepanjang 2026. Pada Mei, perusahaan meluncurkan platform infrastruktur modular bagi bank yang mencakup layanan kustodian, perdagangan, staking, penyelesaian transaksi, dan stablecoin, sebagai bagian dari upaya memosisikan diri lebih dari sekadar kustodian kripto mandiri. Jangkauan operasionalnya yang teregulasi juga mencakup BitGo Bank & Trust, National Association.
Kesepakatan ini juga memberikan jalan yang lebih jelas bagi strategi infrastruktur NYDIG sendiri. Perusahaan menyatakan akan memusatkan sumber daya pada pembangkit listrik yang terintegrasi secara vertikal, penambangan bitcoin (CRYPTO: $BTC), dan pusat data komputasi berkinerja tinggi. Pipeline pengembangan perusahaan kini melebihi 3 gigawatt, dengan lebih dari 1 gigawatt diperkirakan siap beroperasi pada 2027 dan 2028.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.