Pencarian 1.500 Orang Hilang Korban Banjir Bandang Terus Dilakukan di Nepal

oleh Arie BasukiDiterbitkan 28 Agustus 2026, 13:26 WIB
Pencarian 1.500 Orang Hilang Korban Banjir Bandang Terus Dilakukan di Nepal
Tim penyelamat dan helikopter militer terus dikerahkan untuk mencari ratusan orang yang hilang setelah banjir bandang menerjang kawasan perbatasan pegunungan pada Rabu. Bencana yang terjadi setelah runtuhnya gletser tersebut menewaskan sedikitnya 469 orang dan membuat lebih dari 1.500 orang masih dinyatakan hilang. Pencarian terkendala kerusakan infrastruktur. Puluhan jembatan hancur dan sekitar 40 kilometer jalan rusak sehingga akses menuju sejumlah wilayah terdampak menjadi sulit. Di antara korban yang hilang terdapat ratusan wisatawan asal India Amerika Serikat Inggris Australia dan Kanada.
Personel kepolisian mengevakuasi warga yang terjebak dari sebuah rumah yang tertimbun lumpur akibat banjir bandang di Trishuli, Distrik Nuwakot, Nepal, Kamis, pada 27 Agustus 2026. (AFP/ Arun Sankar)
Personel kepolisian mengevakuasi warga yang terjebak dari sebuah rumah yang tertimbun lumpur akibat banjir bandang di Trishuli, Distrik Nuwakot, Nepal, Kamis, pada 27 Agustus 2026. (AFP/ Arun Sankar)
Petugas penyelamat mengangkut warga yang terjebak menggunakan buldoser setelah banjir bandang melanda kawasan Devighat di distrik Nuwakot, Nepal, Kamis, pada 27 Agustus 2026. (AFP/ Prakash Mathema)
Warga yang berhasil diselamatkan turun dari helikopter di sebuah kamp militer setelah bencana banjir bandang di kota Battar Bazar, Distrik Nuwakot, Nepal, Kamis, pada 27 Agustus 2026. (AFP/ Prakash Mathema)
Tentara Nepal menggotong seorang lansia yang terluka setelah ia dievakuasi menggunakan helikopter dari wilayah yang terdampak banjir bandang di distrik Nuwakot, Nepal, Jumat, 28 Agustus 2026. (Foto AP/Rajesh Kumar Singh)
Tentara membantu sebuah keluarga turun dari helikopter setelah mereka diselamatkan dari wilayah yang terdampak banjir bandang di distrik Nuwakot, Nepal, Jumat, 28 Agustus 2026. (Foto AP/Rajesh Kumar Singh)
Seorang gadis dipeluk oleh anggota keluarganya setelah diselamatkan dari lokasi banjir bandang di kamp Trishuli, Distrik Nuwakot, Nepal, Jumat, 28 Agustus 2026. (AFP/ Arun Sankar)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya