Harga Perak Antam 28 Agustus 2026 Naik Rp 350

Berikut harga perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) saat harga perak dunia turun pada Jumat, (28/8/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 28 Agustus 2026, 13:30 WIB
Harga perak (Ilustrasi perak-silver by AI)

Liputan6.com, Jakarta - Harga perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menguat pada perdagangan Jumat, (28/8/2026). Kenaikan harga perak Antam hari ini berlawanan arah dengan harga emas Antam dan harga perak dunia.

Mengutip laman logammulia.com, harga perak Antam naik Rp 350 menjadi Rp 45.700 per gram. Pada perdagangan sebelumnyanya, harga perak Antam dibanderol Rp 45.350.

Antam menawarkan perak batangan 250 gram, 500 gram dan perak butiran murni 99,95%. Harga perak batangan 250 gram ditetapkan Rp 11.950.000 dan perak batangan 500 gram dibanderolR p 22.975.000.

Lalu bagaimana dengan harga perak dunia?

Harga perak dunia turun 0,63% menjadi US$ 68,81.

Harga perak turun ke bawah level US$ 69 per ons pada Jumat pekan ini, memangkas kenaikan dari sesi sebelumnya. Koreksi harga perak dunia ini terjadi dari sesi sebelumnya karena investor dengan hati-hati menantikan pidato ketua the Federal Reserve (the Fed) Kevin Warsh di simposium tahunan Jackson Hole yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 28 Agustus 2026 waktu setempat. Hal ini untuk mencari petunjuk mengenai prospek suku bunga Amerika Serikat (AS).

Pasar saat ini memperhitungkan peluang sekitar 65% kalau the Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tetap pada pertemuan kebijakan September mendatang.

Kendati demikian, data inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan memperkuat harapan kenaikan suku bunga the Fed sebelum akhir tahun, dengan probabilitas kenaikan pada Desember tetap berada di atas 70%.

Sementara itu, logam mulia terus mendapat keuntungan dari tren investasi yang dipicu oleh kekhawatiran penurunan nilai mata uang (debasement trade), seiring langkah Departemen Keuangan AS memperluas program pembelian kembali utang yang meningkatkan kekhawatiran akan risiko krisis utang AS dan pelemahan dolar lebih lanjut.

Di sisi geopolitik, harga minyak tetap tinggi karena eskalasi ketegangan dalam perang Rusia-Ukraina mengimbangi tanda-tanda kemajuan diplomatik di Timur Tengah.

Harga Emas Dunia

Harga emas dunia. (Ilustrasi by AI)

Sebelumnya, harga emas menguat tipis pada perdagangan Kamis, 27 Agustus 2026 (Jumat pagi Jakarta). Sementara itu, pasar menantikan pidato ketua The Federal Reserve (the Fed) Kevin Warsh di Jackson Hole pada Jumat waktu setempat untuk mendapatkan petunjuk mengenai prospek inflasi dan arah kebijakan moneter bank sentral tersebut.

Harga emas di pasar spot naik 0,4% menjadi US$ 4.609,97 per ons, setelah ditutup turun 1,4% pada Rabu, penurunan harian terbesar dalam sepekan. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember naik 0,2% menjadi US$ 4.664,40.

Harga emas sempat mencapai level tertinggi sejak pertengahan Mei pada awal pekan ini; reli tersebut didorong oleh kekhawatiran baru mengenai penurunan nilai dolar Amerika Serikat (AS) menyusul langkah Departemen Keuangan AS pekan lalu untuk meningkatkan pembelian kembali obligasi jangka panjang yang lebih lama.

"Saya bersikap bullish (optimistis terhadap kenaikan harga emas) semata-mata karena permintaan saat ini; kita melihat banyak permintaan yang datang dari sisi ETF, serta permintaan dari bank sentral yang menjadikannya aset alternatif selain dolar," tutur Senior Market Strategist, StoneX Bob Haberkorn.

 

Pasar Tetap Hati-Hati

Ilustrasi harga emas dunia. (Gambar by AI)

Haberkorn menambahkan, pasar akan tetap berhati-hati sembari para pedagang menantikan pertemuan Jackson Hole yang menjadi sorotan utama.

Pasar kini memusatkan perhatian pada pernyataan Warsh dalam simposium tahunan Jackson Hole di Wyoming pada Jumat.

Investor berharap ketua The Fed tersebut akan memanfaatkan pidato perdananya untuk memaparkan peta jalan dalam mengembalikan inflasi ke tingkat target The Fed, serta menjelaskan pandangannya mengenai peran pasar obligasi dalam strategi tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya