Liputan6.com, Jakarta - Xabi Alonso memberikan kabar terbaru mengenai masa depan Pedro Neto di Chelsea setelah winger Portugal itu kembali mendapat sorotan. Alonso belum memberikan kepastian apakah Neto akan bertahan di Stamford Bridge hingga bursa transfer musim panas ditutup.
Neto masuk sebagai pemain pengganti ketika Chelsea mengalahkan Fulham 3-2 pada Senin malam. Namun, spekulasi mengenai masa depannya belum mereda karena ia masih dikaitkan dengan sejumlah klub.
Advertisement
Manchester City dan Al Hilal disebut tertarik kepada pemain berusia 26 tahun tersebut. Situasi Neto semakin menarik karena Alonso kini memainkannya sebagai wing-back, bukan di posisi winger yang selama ini menjadi peran utamanya.
Neto juga mendapat sorotan setelah terlibat insiden dengan kapten Chelsea, Reece James, dalam pertandingan melawan Fulham. Ia bahkan diperkirakan menjadi starter saat Chelsea menghadapi Luton Town pada putaran kedua EFL Cup..
Alonso Belum Pastikan Masa Depan Neto
Alonso belum menutup kemungkinan adanya perubahan dalam skuad Chelsea sebelum bursa transfer musim panas berakhir. Pelatih asal Spanyol itu memilih tidak memberikan informasi lebih jauh ketika ditanya mengenai pembicaraannya dengan Neto.
Chelsea saat ini masih berusaha membangun skuad yang dianggap paling ideal untuk menghadapi musim 2026-2027. Karena itu, keputusan mengenai masa depan Neto masih terbuka dan dapat bergantung pada perkembangan situasi di bursa transfer.
"Baik, mengenai percakapan, saya tidak ingin terlalu banyak membahas detailnya, tetapi kami ingin memiliki skuad sebaik mungkin dan mari kita lihat apa yang terjadi," kata Alonso.
Pedro Neto Jalani Peran Berbeda
Perubahan posisi menjadi salah satu hal yang menarik dalam situasi Neto di Chelsea. Alonso menggunakan pemain Portugal tersebut sebagai wing-back dalam sistem yang diterapkannya, meski Neto juga tetap memiliki pengalaman bermain sebagai winger.
Bagi Alonso, posisi bukan satu-satunya pertimbangan ketika menentukan peran seorang pemain. Ia lebih menekankan kemampuan setiap pemain untuk beradaptasi serta menjaga keseimbangan di dalam tim.
"Wing-back, winger, Anda bisa menyebutnya apa pun yang Anda mau, tetapi yang utama adalah kualitas para pemain, bahwa mereka mampu menyesuaikan diri dan kami memiliki keseimbangan dengan pemain di sekitar mereka," ujar Alonso.
"Itu masuk akal, karena hal tersebut membuat tim menjadi lebih baik dan itu selalu menjadi fokus utama saya, yaitu membuat tim lebih baik dengan kualitas yang dimiliki serta memahami kualitas terbaik dari setiap individu pemain," lanjut Alonso.