Liputan6.com, Jakarta - Warga RT6/12 Rangkapan Jaya Baru tak menyerah ketika permohonan bantuan untuk melakukan penataan lingkungan di Jalan Rapika, Pancoran Mas, Depok yang diajukan ke pemkot dan DPRD tak mendapat respons. Mereka putar otak mencari cara lain dengan kenyamanan yang lebih besar.
Ketua RT 6/12, Suryadi mengatakan, Jalan Rapika merupakan jalan alternatif pengendara yang ingin melintas ke Jalan Raya Sawangan. Tingginya volume kendaraan yang melintas, menyebabkan terjadinya kemacetan dikarenakan jalannya yang sempit karena terdapat saluran air.
Advertisement
"Itu kan jalan seharusnya sempit gitu kan ya, jika ada roda empat lewat itu, macetnya luar biasa, sampai ada orang yang masuk got (saluran air)," ujar Suryadi, Rabu (26/8/2026).
Pengurus lingkungan bersama warga berinisiatif melakukan pelebaran jalan untuk mengurai kemacetan saat pagi dan sore. Berdasarkan kesepakatan bersama, akhirnya diakukan pelebaran dan penataan jalan hingga 100 meter.
"Anggarannya sampai Rp 50 juta hasil swadaya masyarakat dan pengguna jalan, itupun melalui hasil ngecrek di jalan, tanpa ada bantuan dari Pemerintah Kota Depok maupun anggota DPRD," jelas Suryadi.
Hasil dari swadaya dan bantuan pengguna jalan dilakukan pengelolaan untuk membeli material barang guna pelebaran jalan dan penataan saluran air. Adapun pengerjaan dilakukan sekitar tiga bulan dari gotong royong hingga membayar pekerja.
"Itu dimulainya sejak Juni sampai Agustus dilakukan secara bertahap karena tanpa APBD maupun APBN," tegas Suryadi.
Usulan Tak Pernah Ditanggapi
Sebelumnya pengurus lingkungan sempat mengajukan usulan perbaikan dan penataan Jalan Rapika ke Pemerintah Kota Depok maupun aspirasi anggota DPRD Depok. Namun pengajuan usulan tidak mendapatkan tanggapan ataupun respon untuk dilakukan perbaikan.
"Saya pernah ke aspirasi Dewan gitu kan, kayaknya dari atas (dewan DPRD) belum turun-turun juga. Yaudah lah kita inisiatif aja (swadaya dan ngecrek), ucap Suryadi.
Suryadi berusaha mendorong untuk peningkatan pembangunan lingkungannya melalui aspirasi DPRD Kota Depok setiap tahunnya. Setelah memakan waktu cukup lama, akhirnya pengurus lingkungan bersama warga sepakat melakukan penataan lingkungan melalui pelebaran jalan secara swadaya.
"Kita mungkin nunggu lama kali, enggak kunjung-kunjung datang, yaudah lah inisiatif kita aja," ungkap Suryadi.
Saat dilakukan pelebaran jalan, para pengguna jalan yang melintas menyambut baik pengerjaan tersebut. Bahkan, anggaran swadaya yang diberikan lebih banyak dari pengguna jalan yang melintas, karena pentingnya akses Jalan Rapika.
"Jalan Rapika ini kan akses jalan penghubung dari Jalan Raya Sawangan, Jalan Raya Keadilan, dan wilayah Pasir Putih dan Bedahan," pungkas Suryadi.