Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga meninggalkan posisi 6.500 pada perdagangan saham Rabu, (26/8/2026). IHSG hari ini anjlok di tengah seluruh sektor saham tertekan.
Mengutip data RTI, IHSG merosot 1,48% ke posisi 6.405,68. Indeks saham LQ45 melemah 1,46% ke posisi 632,54. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.
Advertisement
Analis PT MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menuturkan, IHSG terkoreksi 1,48% di tengah penguatan mayoritas bursa global dan regional Asia, di sisi lain nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Herditya mengatakan, koreksi dari IHSG ini diperkirakan dipengaruhi antara lain pertama, Investor masih mencermati akan Jackson Hole yang akan terjadi pada pekan ini. Kedua, memanasnya konflik dagang AS-Kanada. Ketiga, fit and proper test gubernur BI. “Investor menanti kebijakan seperti apa yang akan diusung oleh calon Gubernur BI yang baru,” kata dia.
Selain itu, keempat, menurut Herditya, investor juga mencermati perkembangan politik dalam negeri.
Pada Rabu pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.532,17 dan level terendah 6.405,68. Sebanyak 583 saham tertekan sehingga bebani IHSG. 118 saham menguat dan 89 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 2.515.124 kali dengan volume perdagangan saham 42,1 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 18,1 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah di kisaran 17.711.
Seluruh sektor saham tertekan. Sektor saham transportasi terperosok 4,15%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham energi terpangkas 2,61%, sektor saham basic turun 1,49%, sektor saham industri merosot 2,36% dan sektor saham consumer nonsiklikal turun 1,47%.
Selanjutnya sektor saham consumer siklikal terpangkas 2,42%, sektor saham kesehatan tergelincir 0,73%, sektor saham keuangan turun 1,03%, sektor saham properti melemah 2,71%. Lalu sektor saham teknologi susut 1,77%, sektor saham infrastruktur merosot 2,26% dan sektor saham transportasi terpangkas 4,15%.
Gerak Saham
Pada perdagangan Rabu pekan ini, saham ASII melemah 0,21% menjadi Rp 4.780 per saham. Harga saham ASII dibuka naik 10 poin menjadi Rp 4.800 per saham. Saham ASII berada di level tertinggi Rp 4.810 dan terendah Rp 4.740 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 10.507 kali dengan volume perdagangan saham 476.714 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 227,9 miliar.
Harga saham TPIA terpangkas 6,03% menjadi Rp 1.870 per saham. Harga saham TPIA dibuka stagnan di Rp 1.990 per saham. Saham TPIA berada di level tertinggi Rp 1.995 dan terendah Rp 1.870 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 74.830 kali dengan volume perdagangan saham 3.474.134 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 671,2 miliar.
Harga saham CBRE melemah 4,35% menjadi Rp 660 per saham. Saham CBRE dibuka stagnan di posisi Rp 690 per saham. Harga saham CBRE berada di level tertinggi Rp 695 dan terendah Rp 655 per saham. Total frekuensi perdagangan 3.282 kali dengan volume perdagangan saham 163.293 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 11 miliar.
Harga saham PTRO terpangkas 5,17% menjadi Rp 4.860 per saham. Saham PTRO dibuka stagnan di Rp 5.125 per saham. Harga saham PTRO berada di level tertinggi Rp 5.150 dan terendah Rp 4.860 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 23.778 kali dengan volume perdagangan saham 557.107 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 277,2 miliar.