Liputan6.com, Jakarta - Kabar terbaru datang dari industri otomotif Jepang. Suzuki resmi memperkenalkan mobil listrik mungil pertamanya, Suzuki e-Sky, untuk pasar global, termasuk Inggris Raya.
Mengusung standar kei-car Jepang yang dikenal ketat, Suzuki e-Sky hadir dengan desain bodi mengotak dan serba tegak.
Advertisement
Karakter tersebut mengingatkan pada Suzuki WagonR sekaligus menjadi strategi untuk memaksimalkan ruang kabin di balik dimensinya yang kompak.
Dilansir dari Gaadiwaadi, Kamis (27/8/2026), Suzuki e-Sky di Inggris dipasarkan dengan harga mulai di bawah £20.000 atau sekitar Rp 400 jutaan. Harga tersebut membuat mobil listrik mungil ini berada di kisaran harga Suzuki Swift.
Secara tampilan, Suzuki e-Sky produksi memiliki kemiripan dengan versi konsep yang sebelumnya dipamerkan di Tokyo Motor Show. Namun, terdapat sejumlah penyesuaian pada model produksi, salah satunya sistem pencahayaan.
Jika versi konsep tampil dengan desain lampu yang lebih futuristis, Suzuki e-Sky produksi kini menggunakan sistem pencahayaan LED dengan desain yang lebih sederhana dan konvensional.
Dimensinya juga sangat kompak. Suzuki e-Sky memiliki panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, tinggi 1.625 mm, dan jarak sumbu roda 2.460 mm.
Dengan bobot hanya 1.030 kg serta radius putar 4,4 meter, mobil listrik ini dirancang untuk memberikan kelincahan tinggi saat digunakan di area perkotaan.
Ukurannya yang ringkas membuat e-Sky berpotensi menjadi kendaraan praktis untuk menghadapi jalanan dan kemacetan kota.
Beralih ke sektor performa, Suzuki e-Sky mengandalkan motor listrik yang menggerakkan roda depan. Motor tersebut mampu menghasilkan tenaga 63 bhp.
Dalam kondisi baterai penuh, mobil listrik mungil ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 310 km.
Angka tersebut membuat e-Sky cukup menarik untuk kebutuhan mobilitas harian, khususnya perjalanan dalam kota.
Suzuki juga membekali e-Sky dengan Direct Heat Pump System. Teknologi ini dirancang untuk membantu menghemat konsumsi energi baterai ketika sistem pemanas maupun pendingin kabin digunakan.
Selain itu, terdapat fitur Easy Drive Pedal yang dirancang untuk memudahkan pengemudi ketika menghadapi kondisi stop-and-go di perkotaan.
Menariknya, Suzuki turut menyematkan fitur Vehicle-to-Load (V2L). Teknologi tersebut memungkinkan energi dari baterai mobil disalurkan untuk mengoperasikan perangkat listrik dari luar kendaraan.
Kelengkapan Lainnya
Meski memiliki dimensi mungil, Suzuki tidak mengabaikan aspek teknologi di dalam kabin. Pengemudi disambut layar sentuh infotainment berukuran 10,1 inci yang menjadi pusat berbagai fungsi hiburan dan informasi.
Panel instrumen digital juga tersedia untuk menampilkan informasi penting selama berkendara.
Salah satu fitur yang cukup menarik adalah sistem navigasi pintar. Sistem tersebut dapat membantu merencanakan rute dengan mempertimbangkan sisa daya baterai sekaligus lokasi stasiun pengisian kendaraan listrik atau SPKLU.
Kehadiran fitur tersebut membuat pengemudi dapat memperkirakan kebutuhan pengisian daya selama perjalanan dengan lebih mudah.
Dengan perpaduan dimensi kompak, motor listrik bertenaga 63 bhp, jarak tempuh hingga 310 km, serta berbagai teknologi pendukung, Suzuki e-Sky menjadi langkah penting Suzuki memasuki segmen mobil listrik mungil.
Harga yang berada di kisaran Rp 400 jutaan untuk pasar Inggris juga membuat Suzuki e-Sky berpotensi menjadi salah satu model menarik di tengah berkembangnya kebutuhan kendaraan listrik perkotaan.