Raheem Sterling Terancam Hukuman Penjara Dua Tahun Setelah Didakwa Atas Kecelakaan Mobil

Mantan bintang Manchester City, Raheem Sterling, terancam dua tahun penjara usai didakwa mengemudi berbahaya dan kepemilikan dinitrogen oksida.

oleh ThomasDiterbitkan 26 Agustus 2026, 14:30 WIB
Wasit David Coote memberi kartu kuning kepada gelandang Manchester City Raheem Sterling saat melakukan pelanggaran kepada pemain Rotherham United pada putaran ketiga Piala FA di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, Minggu (6/1). (AP Photo/Rui Vieira)

Liputan6.com, Jakarta - Mantan pemain sayap Manchester City dan Liverpool, Raheem Sterling, menghadapi ancaman hukuman penjara hingga dua tahun. Dakwaan ini muncul setelah ia secara resmi didakwa menyusul insiden kecelakaan mobil yang terjadi pada bulan Mei lalu.

Pemain berusia 31 tahun asal Berkshire ini didakwa dengan tiga pelanggaran utama, termasuk mengemudi secara berbahaya, kepemilikan dinitrogen oksida untuk penghirupan yang salah, serta gagal memberikan spesimen. Insiden tersebut melibatkan mobil Lamborghini miliknya yang menabrak pembatas jalan tol M3 dekat Minley Interchange, Hampshire, Inggris, pada 28 Mei 2026.

Setelah kecelakaan itu, Sterling sempat ditahan oleh Kepolisian Hampshire dan kemudian dibebaskan dengan jaminan. Investigasi yang dilakukan telah berkembang menjadi kasus pidana serius.


Dakwaan Serius dan Detail Insiden

Pemain Chelsea, Raheem Sterling melakukan selebrasi setelah mencetak gol melalui tendangan bebas pada laga putaran ketiga Piala FA 2023/2024 melawan Preston di Stamford Bridge, London, Minggu (07/01/2024) WIB. (AP Photo/PA/Bradley Collyer)

Sterling didakwa dengan tiga pelanggaran utama: mengemudi secara berbahaya, kepemilikan dinitrogen oksida untuk penghirupan yang salah, dan gagal memberikan spesimen. Ancaman hukuman penjara dua tahun menanti jika ia terbukti bersalah atas dakwaan mengemudi secara berbahaya.

Kecelakaan itu terjadi pada 28 Mei 2026, di jalur selatan jalan tol M3, dekat Minley Interchange. Mobil Lamborghini mewah milik Sterling, yang ditaksir seharga £270.000, menabrak pembatas jalan tol. Tidak ada kendaraan lain yang terlibat dalam insiden tersebut, dan tidak ada laporan cedera yang dialami Sterling maupun pengguna jalan lainnya.

Meskipun demikian, laporan saksi mata mengenai cara mengemudi Sterling menjadi dasar dakwaan serius ini. Beberapa pengendara melaporkan melihat mobil Sterling melaju tidak stabil dan berbelok-belok di jalan tol sebelum insiden terjadi.


Perjalanan Karier dan Proses Hukum Mendatang

Saat ini, Raheem Sterling berstatus bebas transfer atau tanpa klub. Ia sempat bergabung dengan Feyenoord di liga Belanda pada Februari 2026 setelah kontraknya dengan Chelsea berakhir. Namun, penampilannya di Rotterdam kurang memuaskan, dengan hanya mencatatkan satu assist tanpa gol dalam delapan penampilan kompetitif.

Sebelumnya, Sterling dikenal sebagai pemain sayap yang produktif di Premier League, berhasil memenangkan empat gelar bersama Manchester City. Di level tim nasional, ia telah mencatatkan 82 penampilan untuk Inggris dan menyumbangkan 20 gol.

Sterling, yang kini berusia 31 tahun, dijadwalkan akan hadir di Pengadilan Magistrates Basingstoke pada 15 September 2026, untuk menghadapi dakwaan yang menjeratnya.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya