Jelang Pemilu Sela AS, Kelompok Pro Kripto Dukung 32 Kandidat di Kongres

Sektor kripto telah kucurkan dana Rp 3,54 triliun untuk pemilihan umum sela November 2026 di Amerika Serikat.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 25 Agustus 2026, 18:27 WIB
Koin Kripto atau Crypto. Disimak harga kripto hari ini.

Liputan6.com, Jakarta - Stand With Crypto, sebuah kelompok advokasi yang didukung oleh raksasa kripto Coinbase pada Senin, 24 Agustus 2026 memberikan dukungan kepada 32 kandidat petahana Kongres untuk pemilihan umum (Pemilu) sela pada November 2026. Hal ini seiring upaya industri kripto terus memperkuat pengaruhnya di Washington, Amerika Serikat (AS).

Mengutip Channel News Asia, Selasa, (25/8/2026), dukungan ini pertama kali dilaporkan oleh Reuters, muncul saat di tengah macetnya pembahasan Clarity Act di Senat akibat penentangan dari sejumlah anggota parlemen. RUU ini merupakan prioritas kebijakan utama industri kripto.

Seluruh kandidat yang didukung tersebut sebelumnya memberikan suara untuk meloloskan RUU itu di DPR pada tahun lalu, dan Stand With Crypto berharap dapat mengantarkan kembali kandidat-kandidat yang pro-industri ini ke kursi jabatan. Perusahaan-perusahaan kripto menyatakan undang-undang tersebut akan memberikan kepastian hukum yang telah lama mereka nantikan.

Direktur Eksekutif Stand With Crypto Mason Lynaugh menuturkan, Kampanye Stand With Crypto untuk 2026 merupakan kelanjutan dari upaya mereka pada 2024, siklus pertama saat kelompok ini mulai aktif.

"Pada tahun 2024, kami benar-benar membuktikan bahwa pemilih yang peduli pada isu kripto itu nyata. Pada tahun 2026, kami menunjukkan bahwa kami memiliki kapasitas pengorganisasian dan bahwa para pendukung kami merupakan blok pemilih sejati yang mampu memberikan dampak signifikan," kata Lynaugh.

Coinbase meluncurkan Stand With Crypto pada 2023 untuk menggerakkan kampanye advokasi akar rumput dengan tujuan mendorong undang-undang yang pro-kripto.

Kelompok ini berupaya memengaruhi hasil pemilihan umum melalui pengorganisasian dan mobilisasi pemilih, bukan melalui pengeluaran dana kampanye dalam jumlah besar. Mereka mengklaim memiliki lebih dari 3 juta "pendukung" terdaftar di Amerika Serikat.

 

 

32 Kandidat

Ilustrasi berbagai macam aset kripto. (Foto By AI)

Stand With Crypto telah memberikan dukungan kepada enam kandidat Kongres yang mencalonkan diri kembali pada Maret lalu.

Di antara 32 kandidat baru yang mendapat dukungan kali ini, terdapat sejumlah sekutu utama industri kripto di DPR, termasuk anggota Partai Republik Tom Emmer dan Bill Huizenga, serta anggota Partai Demokrat Ritchie Torres dan Josh Gottheimer.

Beberapa dari 32 kandidat tersebut bertarung dalam pemilihan yang sengit, seperti Juan Ciscomani (Republik, Arizona) dan Brian Fitzpatrick (Republik, Pennsylvania).

"Menurut saya, kami bisa menjadi penentu hasil dalam beberapa pemilihan ini," ujar Lynaugh.

Kelompok tersebut menyatakan akan mengumumkan dukungan mereka untuk kandidat Senat menjelang hari pemilihan.

 

Kucuran Dana Industri Kripto

Ilustrasi aset kripto Bitcoin. (Foto By AI)

Industri kripto telah menghabiskan dana sebesar US$ 170 juta atau Rp 3,01 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.720) untuk mendukung kandidat Kongres selama pemilihan umum 2024, dan banyak di antara kandidat tersebut yang berhasil memenangkan pemilihan.

Hal tersebut turut memuluskan pencapaian kemenangan tahun lalu ketika Kongres mengesahkan Genius Act, undang-undang yang menetapkan aturan bagi token kripto yang didukung dolar yang dikenal sebagai stablecoin, sehingga berpotensi mendorong adopsinya.

Sektor ini telah mengucurkan dana mendekati US$ 200 juta atau Rp 3,54 triliun untuk pemilihan umum sela November, sebuah langkah yang menegaskan besarnya pengaruh mereka di Kongres. Sebagian besar dana tersebut disalurkan melalui Fairshake, sebuah super political action committee (super PAC) besar yang dibentuk untuk mendukung kandidat-kandidat pro-kripto.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya