Detik-Detik Menegangkan Evakuasi Kobra 3 Meter Masuk Rumah Warga Sukabumi

Seekor ular kobra sepanjang tiga meter mendadak jatuh dari plafon rumah milik Deni Rudiansyah saat pemilik rumah berada di dalam ruangan.

oleh Fira SyahrinDiterbitkan 25 Agustus 2026, 18:15 WIB
Petugas damkar evakuasi kobra jatuh dari plafon rumah warga di Sukabumi. (Istimewa).

Liputan6.com, Jakarta - Warga Kampung Paris, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi dikagetkan insiden masuknya ular berbisa. Seekor ular kobra sepanjang tiga meter mendadak jatuh dari plafon rumah milik Deni Rudiansyah saat pemilik rumah berada di dalam ruangan.

Bangunan rumah yang berdiri menempel langsung dengan tebing tanah di bagian belakang diduga menjadi jalur utama satwa tersebut merayap hingga ke bagian atap.

 

Petugas damkar evakuasi kobra jatuh dari plafon rumah warga di Sukabumi. (Istimewa).

Komandan Pos Pemadam Kebakaran (Danton Damkar) Cibadak, Iyep Yosepa membenarkan adanya laporan evakuasi animal rescue di pemukiman warga tersebut pada Senin (24/8/2026).

"Laporan awal kami terima dari Bapak Maman, Satgas Linmas Desa Pamuruyan, sekitar pukul 18.15 WIB," ujar Iyep saat dikonfirmasi, Selasa (25/8/2026).

Mendapat laporan darurat, Pos Damkar Cibadak langsung menerjunkan dua personel ahli animal rescue, yakni Rengga G. Rahman dan Iyan Harfin, ke lokasi kejadian.

"Pemilik rumah kaget karena ular tiba-tiba jatuh dari atas plafon," kata Iyep.

Petugas tiba di lokasi pada pukul 18.30 WIB dan langsung melakukan penanganan menggunakan peralatan penangkap ular (grab stick).

"Proses evakuasi berlangsung cepat dan terukur. Sekitar 15 menit penanganan, ular kobra berhasil diamankan," kata dia.

 

Petugas damkar evakuasi kobra jatuh dari plafon rumah warga di Sukabumi. (Istimewa).

Iyep memastikan proses evakuasi yang berakhir pada pukul 18.45 WIB tersebut berjalan lancar tanpa menimbulkan korban luka maupun kerugian material.

"Posisi rumah yang berdekatan dengan tebing kerap menjadi jalur masuk hewan melata saat mencari mangsa," tambah Iyep.

Pihak Damkar pun mengimbau masyarakat untuk rutin menjaga kebersihan rumah serta membatasi ruang gerak hewan berbahaya dengan menutup celah bangunan.

"Jika menemukan hewan berbisa, kami imbau tidak melakukan penanganan sendiri. Segera laporkan ke Pos Damkar terdekat," kata dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya