Liputan6.com, Jakarta - Rima Sania Pontoh, ibunda Lady Nayoan, meninggal dunia pada Senin, 24 Agustus 2026 pukul 19.23 WIB. Kepergiannya membuat sang menantu, Rendy Kjaernett, masih sulit menerima kenyataan.
"Kalau Mama sendiri, buat aku pribadilah, Mama itu Mama yang baik, Ibu yang baik, Oma yang baik banget," ujar Rendy Kjaernett saat ditemui di rumah duka Adian Nasonang Raya, Mustika Jaya, Bekasi, Selasa (25/8/2026).
Advertisement
Rendy bercerita, sang mertua adalah sosok ibu yang kuat dan hampir tidak pernah mengeluh meski telah berjuang melawan penyakit selama bertahun-tahun.
"Dia seorang Ibu yang kuat, nggak pernah mengeluh mau keadaannya sesulit apa pun. Jujur, kemarin sempat bilang sama Lady, masih nggak percaya Mama sudah nggak ada," kata Rendy.
Keluarga Tak Menyangka
Ia menjelaskan, keluarga sebenarnya sudah mengetahui kondisi sakit sang mertua sejak 2023, namun tetap merasa tidak siap menghadapi kenyataan kepergiannya.
"Karena dari pas kita tahu 2023 Mama sakit pun, kita nggak nyangka. Mama nggak pernah ngeluh sampai sudah diproses 3 tahun, kemo, radiasi, sempat sembuh, terus relapse," ungkap Rendy.
Tak Pernah Menunjukkan Penyakit
Ketegaran sang mertua, lanjut Rendy, membuat keluarga besar sulit menyadari betapa beratnya penyakit yang sebenarnya sedang dihadapi.
"Mama nggak pernah nunjukin badannya lemah. Paling cuma 'Mama sakit, nggak enak badan, buang air kecilnya sakit', tapi nggak pernah yang nunjukin 'Sakit banget' gitu," jelas Rendy.