Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah Penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin Delay Usai Insiden Pesawat TNISejumlah penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan, mengalami perubahan jadwal keberangkatan pada Selasa (25/8/2026).
Kondisi tersebut terjadi setelah pesawat TNI mengalami insiden keluar jalur di salah satu landasan pacu bandara.
Advertisement
Berdasarkan pantauan Flight Information Display System (FIDS) pada pukul 14.56 WITA, sejumlah penerbangan mengalami penundaan hingga beberapa jam.
Lion Air JT-892 tujuan Gorontalo, misalnya, yang semula dijadwalkan berangkat pukul 12.40 WITA mundur menjadi pukul 15.50 WITA melalui Gate 10. Lion Air JT-745 tujuan Denpasar juga mengalami perubahan jadwal dari pukul 13.10 WITA menjadi 16.20 WITA melalui Gate 1.
Sementara itu, Lion Air JT-985 tujuan Jakarta yang dijadwalkan berangkat pukul 13.25 WITA ditunda menjadi 14.20 WITA melalui Gate 8. Lion Air JT-994 tujuan Kendari juga mengalami perubahan dari pukul 13.50 WITA menjadi 15.10 WITA melalui Gate 4.
Lion Air JT-707 tujuan Surabaya yang seharusnya berangkat pukul 14.20 WITA ditunda menjadi pukul 15.10 WITA melalui Gate 10.
Dua penerbangan Wings Air juga mengalami penundaan. IW-1869 tujuan Bima dan IW-1300 tujuan Mamuju yang semula dijadwalkan berangkat pukul 14.55 WITA ditunda menjadi pukul 16.40 WITA. Penerbangan menuju Bima menggunakan Gate 3, sedangkan penerbangan menuju Mamuju melalui Gate 2.
Citilink QG-213 tujuan Jakarta turut mengalami perubahan jadwal. Penerbangan yang semula dijadwalkan berangkat pukul 15.20 WITA ditunda menjadi pukul 18.20 WITA melalui Gate 3.
Selain penundaan, FIDS juga mencatat tiga penerbangan tujuan Batulicin berstatus Unscheduled. Ketiganya yakni N977JH yang dijadwalkan pukul 15.30 WITA, T7DG4 pukul 16.05 WITA, dan T7977 pukul 17.05 WITA.
Runway 03-21 Ditutup Sementara
Salah satu penumpang Citilink QG-213, Teguh Pratama, membenarkan adanya perubahan jadwal penerbangannya. Dia mengatakan waktu keberangkatannya mundur sekitar tiga jam.
"Jadwal boarding saya sebelumnya pada pukul 14.50 WITA, tapi karena ada insiden ini berubah menjadi pukul 18.20 WITA melalui Gate 3 terminal," kata Teguh kepada Liputan6.com.
Runway 03-21 Ditutup SementaraPGS Branch Communication & CSR Department Head PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sultan Hasanuddin Taufan Yudhistira membenarkan insiden yang melibatkan pesawat TNI tersebut.
Taufan mengatakan kejadian berlangsung sekitar pukul 11.25 WITA di Runway 03-21 yang membentang dari arah utara ke selatan.
"Personel bandara segera menuju ke lokasi untuk melakukan penanganan dan saat ini masih dilakukan penanganan di lapangan," ujar Taufan.
Runway 03-21 kemudian ditutup sementara untuk proses evakuasi dan penanganan teknis. Selama proses tersebut, penerbangan dialihkan menggunakan Runway 13-31 yang membentang dari arah timur ke barat.
Meski salah satu landasan ditutup, Taufan memastikan kegiatan operasional bandara tetap berlangsung.
"Saat ini operasional bandara dan penerbangan tetap berjalan dengan normal. Operasional penerbangan menggunakan landasan pacu timur-barat atau Runway 13-31," katanya.
Terkait sejumlah penerbangan yang mengalami keterlambatan, Taufan mengatakan perubahan jadwal tersebut belum dapat dipastikan berkaitan dengan insiden pesawat TNI.
"Delay itu belum tentu karena kejadian itu. Runway ada dua, yang satu tetap beroperasi," ucapnya.