Liputan6.com, Oslo - Kondisi kesehatan Raja Norwegia Harald V memburuk saat masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat infeksi bakteri pada aliran darahnya.
Dikutip dari BBC, Senin (24/8/2026), Istana Kerajaan Norwegia mengatakan, raja berusia 89 tahun itu masih mendapatkan antibiotik untuk mengatasi infeksi tersebut. Meski kondisinya mengalami penurunan, Harald V disebut tetap memberikan respons terhadap pengobatan.
Advertisement
Raja Harald akan tetap menjalani perawatan di Oslo University Hospital, Rikshospitalet, dan untuk sementara tidak menjalankan tugas-tugas kerajaan hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Harald V telah dirawat di rumah sakit dan mengambil cuti dari tugas kerajaan sejak sepekan lalu. Putranya, Putra Mahkota Haakon, 53, untuk sementara menjalankan tugas sebagai wali raja selama ayahnya menjalani perawatan.
Harald V yang naik takhta pada 1991 juga telah menjalani perawatan dalam beberapa pekan terakhir menggunakan kortison untuk kondisi darah langka, anemia hemolitik. Kondisi tersebut menyebabkan jumlah sel darah merah dalam tubuh berkurang dan dapat menimbulkan kelelahan serta sesak napas.
Pada April 2024, keluarga kerajaan Norwegia mengumumkan bahwa Raja Harald akan melakukan "pengurangan permanen" dalam kegiatan publiknya dengan mempertimbangkan usianya. Pada tahun yang sama, ia dipasangi alat pacu jantung setelah jatuh sakit ketika sedang berlibur di Malaysia.
Tahun Berat bagi Keluarga Kerajaan Norwegia
Kondisi kesehatan Raja Harald menambah tantangan yang dihadapi keluarga kerajaan Norwegia sepanjang 2026.
Pada Juni lalu, istri Putra Mahkota Haakon, Putri Mahkota Mette-Marit, menjalani transplantasi paru-paru setelah sebelumnya didiagnosis menderita bentuk langka fibrosis paru pada 2018.
Transplantasi tersebut dilakukan hanya dua hari setelah putra Mette-Marit, Marius Borg Høiby, dijatuhi hukuman empat tahun penjara setelah dinyatakan bersalah atas dua dakwaan pemerkosaan.
Høiby membantah dakwaan yang paling serius. Pengacaranya juga mengatakan akan mengajukan banding atas hukuman tersebut. Høiby kini berusia 29 tahun dan bukan anggota kerajaan. Ia berusia empat tahun ketika ibunya menikah dengan Putra Mahkota Haakon.
Sebelumnya pada tahun ini, dokumen yang dirilis juga mengungkapkan kontak Mette-Marit yang cukup sering dengan mendiang pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein.
Mette-Marit kemudian meminta maaf kepada Raja dan Ratu Norwegia atas persahabatannya selama tiga tahun dengan Epstein. Ia mengakui telah membuat "penilaian yang buruk" dan dalam wawancara televisi nasional mengatakan berharap dirinya tidak pernah bertemu Epstein.