PT Swayasa Prakarsa Siap IPO, Lepas 323 Juta Saham 

PT Swayasa Prakarsa (SWAP) menawarkan 323 juta saham dalam IPO dengan harga Rp 130-Rp 140 per saham dan target dana Rp 45,22 miliar.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 24 Agustus 2026, 11:15 WIB
Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpampang di Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - PT Swayasa Prakarsa Tbk (SWAP), perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur produk kesehatan berbasis riset, bersiap melaksanakan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dalam prospektusnya, dikutip Senin (24/8/2026), perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 323 juta saham baru, atau setara 30,30 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Saham tersebut ditawarkan dalam rentang harga Rp 130-Rp 140 per saham.

Dengan jumlah saham dan harga penawaran tersebut, nilai maksimal IPO SWAP mencapai Rp 45,22 miliar. Saham yang ditawarkan merupakan saham baru yang berasal dari portepel perseroan.

PT Sukadana Prima Sekuritas bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek sekaligus Partisipan Admin dalam proses IPO SWAP. Penawaran dilakukan melalui sistem e-IPO dengan skema penjaminan kesanggupan penuh (full commitment).

Setelah IPO, jumlah saham SWAP yang tercatat di BEI mencapai 1,066 miliar saham. Jumlah tersebut terdiri atas 743 juta saham lama dan 323 juta saham baru yang ditawarkan kepada masyarakat.

 

Dana IPO untuk Modal Kerja hingga Bayar Utang

IHSG melemah sejak awal perdagangan yang dibuka pada level 8.027,82. Berdasarkan data RTI, Kamis (29/1/2026), IHSG sore turun 88,354 poin atau setara 1,06 persen ke posisi 8.232,201. Tampak dalam foto, papan elektronik menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (29/1/2026). (YASUYOSHI CHIBA/AFP)

Dari dana yang dihimpun melalui IPO, Swayasa Prakarsa akan mengalokasikan sekitar Rp 15,8 miliar untuk modal kerja. Dana ini antara lain digunakan untuk pembelian bahan baku, operasional, peningkatan sumber daya manusia, sistem informasi, pemasaran, serta pengembangan portofolio produk.

Perseroan juga mengalokasikan sekitar Rp 12,2 miliar untuk belanja modal. Sebagian besar dana tersebut, yakni sekitar Rp 10,7 miliar, akan digunakan untuk pembangunan gedung baru di atas lahan sekitar 1.450 meter persegi.

Gedung tersebut nantinya akan difungsikan sebagai pusat distribusi dan kantor manajemen. Pembangunannya direncanakan dimulai pada kuartal II 2027 dan selesai pada kuartal II 2028.

Selain itu, sekitar Rp 500 juta dialokasikan untuk furnitur, pendingin ruangan, interior, dan instalasi gedung. Sekitar Rp 1 miliar lainnya digunakan untuk pembelian kendaraan logistik, operasional, dan armada field sales.

Swayasa Prakarsa juga akan menggunakan Rp 12 miliar untuk pembayaran utang, termasuk Rp 2 miliar untuk membayar sebagian utang kepada PT Gama Multi Usaha Mandiri (GMUM) yang merupakan induk usaha perseroan.

 

Jadwal IPO SWAP

Berdasarkan prospektus, masa penawaran awal atau bookbuilding berlangsung pada 24-27 Agustus 2026. Selanjutnya, tanggal efektif dijadwalkan pada 31 Agustus 2026.

Masa penawaran umum perdana saham berlangsung pada 2-8 September 2026, dengan tanggal penjatahan 8 September 2026. Distribusi saham dan pengembalian dana pemesanan dijadwalkan pada 9 September 2026.

Adapun pencatatan saham SWAP di BEI dijadwalkan pada 10 September 2026.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya