Liputan6.com, Jakarta - Pecinta kuliner tak perlu menempuh perjalanan ribuan kilometer untuk mencicipi beragam cita rasa khas Sumatera. Di Festival Kuliner Serpong (FKS) 2026, ragam sajian dari berbagai daerah di Sumatera hadir dalam satu tempat.
Memasuki gelaran ke-14, FKS mengusung tema "Satu Jalur Seribu Rasa – Lintas Sumatera" dengan menghadirkan 90 tenant kuliner. Konsep ini terinspirasi dari jalur Lintas Sumatera yang membentang sekitar 2.508,5 kilometer, dari Pelabuhan Bakauheni di Lampung hingga Banda Aceh.
Advertisement
Berlangsung di Parkir Timur Summarecon Mall Serpong pada 13 Agustus hingga 13 September 2026, FKS menjadi kesempatan bagi pecinta kuliner untuk mencicipi berbagai hidangan khas tanpa harus berpindah kota.
"Enam puluh lima persen (tenant FKS) kami undang dan berasal dari lintas Sumatera," tutur Alese Sandria, panitia penyelenggara Festival Kuliner Serpong, di Tangerang, Sabtu, 22 Agustus 2026. Ia mengatakan, seluruh tenant yang terlibat dalam FKS merupakan pelaku UMKM daerah.
Dari Lampung, pecinta kuliner dapat mencicipi sambal seruit yang menawarkan perpaduan rasa pedas dan segar, serta Bakso Haji Sony.
Perjalanan rasa berlanjut ke Padang dengan Teh Talua Malimpah Mak Datuak, Kripik Balado, Rendang & Dendeng Christine Hakim Asli Padang, Martabak & Roti Cane Kubang Hayuda, Nasi Goreng & Mie Goreng Kubang Hayuda, serta Sate Mak Syukur Padang Panjang.
Pilihan sajian juga datang dari Medan melalui Kede Cesku, Mie Keriting Siantar Alai, dan Martabak Piring Medan Bang Naga. Sementara dari Aceh, Mie Aceh Seulawah siap menjadi pilihan bagi pecinta kuliner yang ingin mencicipi hidangan khas dari ujung utara Sumatera.
Kuliner Palembang dan Tenant Favorit
Bergeser ke Palembang, pilihan sajiannya termasuk Pempek Beringin, Es Kacang Merah Asuk Koboy yang sudah eksis sejak 1989, Mie Celor 26 Ilir H. M. Syafei Z, dan Bakmi Aloi. Pempek Beringin bahkan membawa langsung berbagai menu yang biasa dinikmati di Demang, Palembang.
"Semua jenis pempek dari ikan tenggiri kami sediakan. Celimpungan, pempek telur asin, tekwan, sampai mie celor pun kami ada," ujar penjaga tenant Pempek Beringin, Zidan.
Pecinta kuliner yang belum familiar dengan celimpungan bisa mencobanya sebagai alternatif. Hidangan khas Palembang ini menggunakan adonan berbahan dasar ikan tenggiri yang disajikan dalam kuah kari gurih yang kaya rasa santan.
Selain itu, pengunjung juga dapat mencicipi sejumlah tenant favorit di FKS, seperti Sate Padang Pariaman Putra Koto, Soto Padang & Mie Tahu Uni Vina, Lamang Tapai Uni Dewi, Si Paling Si Padang Keliling, Pisang Kapik, serta Pisang Santan Sutan Muda.
Harga Ramah di Kantong
Selama 14 tahun, FKS menjadi wadah untuk memperkenalkan, sekaligus mempromosikan UMKM kuliner dari berbagai daerah pada masyarakat. Festival ini menghadirkan kesempatan bagi pengunjung lintas generasi untuk menikmati langsung kekayaan rasa Nusantara tanpa harus berkunjung ke daerah asalnya.
"Kita bisa mengangkat kekayaan kuliner Nusantara, yang mana banyak orang mungkin belum tahu. Mungkin nggak sempat ke daerah Sumatera, Indonesia Timur, Papua, jadi mereka bisa merasakan tanpa perlu terbang ke sana," ujar Alese.
Selain memperkenalkan kuliner khas daerah, FKS turut mendukung pertumbuhan omzet UMKM dengan menawarkan hidangan yang tetap ramah di kantong. Pengunjung dapat mencicipi beragam sajian dengan harga mulai dari Rp 25 ribu hingga Rp 65 ribu per porsi.
Lepas Rindu Kampung Halaman
Salah seorang pengunjung, Sarah, datang ke FKS untuk mengobati kerinduannya pada kuliner khas kampung halaman di Bukittinggi, Sumatera Barat. Ia sengaja mencari lamang tapai yang mengingatkannya pada suasana dan cita rasa di rumah.
"Aku ke sini cuma mau lemang tapai. Ini asli enak, sama kaya di Bukittinggi, sampai mau nangis aku makannya. Bukan apa, kangen sudah mau dua tahun nggak pulang, sementara ini menu khas kalau Lebaran," tuturnya.
Tak hanya menyantapnya di lokasi, Sarah juga membungkus lamang tapai untuk dibawa pulang. Ia turut membawa keripik singkong balado pesanan sang kakak, serta telur barendo lengkap dengan sambal bawang. Baginya, sajian tersebut menjadi cara sederhana melepas rindu pada kampung halaman.