Korban Tewas Terseret Ombak di Minahasa Bertambah

Tragedi ini terjadi saat empat remaja bermain di pantai.

oleh yoseph ikanubunDiterbitkan 23 Agustus 2026, 08:56 WIB
Evakuasi korban tenggelam di Minahasa

Liputan6.com, Jakarta - Korban meninggal dunia dalam tragedi terseretnya empat remaja di Pantai Tuturuga, Kecamatan Kombi, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Sabtu (22/8/2026), bertambah satu menjadi tiga orang.

Satu korban yang baru ditemukan bernama Kenzy Lengkong (17) asal Kelurahan Pinaras, Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Sulut. Sebelumnya, Kenzy dinyatakan hilang, sementara dua rekannya meninggal dunia, dan satu masih dirawat di rumah sakit.

"Ya benar, korban hilang sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," ungkap Humas Basarnas Manado, Nuriadin Gumeleng saat dikonfirmasi, Minggu (23/8/2026).

Diberitakan sebelumnya, empat remaja terseret ombak besar saat sedang berenang sekira pukul 17.30 WITA.

Peristiwa bermula saat remaja asal Tomohon tersebut berenang di pantai pesisir. Tanpa diduga, gelombang tinggi datang menghantam dan menghempaskan mereka ke tengah laut hingga kehilangan kendali.

Warga yang melihat kejadian tersebut berusaha melakukan pertolongan dan berhasil mengevakuasi tiga korban ke RS Tondano. Sayangnya, dua di antaranya tidak dapat diselamatkan sesampainya di rumah sakit.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Manado segera menerjunkan tim rescue pada pukul 19.05 WITA setelah menerima laporan dari BPBD Minahasa. Operasi SAR digelar secara masif menggandeng TNI, Polri, serta nelayan setempat dengan mengandalkan perahu karet, peralatan selam, Aqua Eye, hingga drone thermal.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya