Usai Pontianak, Prabowo Pimpin Penanganan Kebakaran Hutan Kalimantan Tengah

Prabowo ingin memastikan penanganan kebakaran hutan berjalan optimal.

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 22 Agustus 2026, 17:35 WIB
Prabowo meninjau kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat, Sabtu (22/8/2026). (Liputan6.com/Lizsa Egeham).

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengunjungi sejumlah provinsi di Kalimantan untuk memimpin langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Usai mengunjungi Pontianak, Prabowo melakukan kunjungan ke Palangka Raya untuk memastikan penanganan karhutla berjalan optimal.

Berdasarkan pantauan Liputan6.com, pesawat kepresidenan yang membawa Prabowo tiba di Bandara Tjilik Riwut Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah pukul 15.23 WIB.

Prabowo tampak didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Selanjutnya, Prabowo menuju Posko Aju untuk memimpin rapat penanganan bencana di Kalimantan Tengah. Rapat ini dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak, Kepala Badan Intelijen Negara M. Herindra, Mensesneg, Seskab Teddy, hingga jajaran pimpinan TNI-Polri.

"Hari ini Sabtu 22 agustus 2026 setelah tadi dari posko di Kalimantan Barat di sini di Posko Aju Kalimantan Tengah Palangka Raya telah hadir beberapa menteri kepala staf angkatan darat, wakapolri, gubernur, pangdam, dan kapolda kalteng," kata Teddy saat membuka rapat.

 

Prabowo Rapat di Pontianak

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Pontianak, Kalimantan Barat untuk mengecek langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan, Sabtu (22/8/2026). Prabowo mengatakan kehadirannya untuk melihat langsung kondisi Karhutla di lapangan.

Hal ini disampaikan Prabowo saat memimpin rapat penanganan karhutla di Posko Satgas Udara Lanud Supadio, Pontianak, Sabtu. Rapat ini dihadiri sejumlah menteri kabinet, jajaran TNI-Polri, pimpinan pemerintah daerah, BMKG, Basarnas, hingga BNPB.

"Terima kasih saudara-saudara sekalian. Saya datang untuk melihat keadaan setempat yang nyata," kata Prabowo saat memimpin rapat.

Prabowo lantas meminta laporan terkini situasi Karhutla di Kalimantan. Dia menerima laporan bahwa total ada 198 titik api atau hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi yang terdeteksi di Kalimantan Barat.

"Mohon izin kami Brigjen Purnawirawan Nyoman Abrulo, TA Kepala BNPB, izin menyampaikan bahwa Bapak Kepala BNPB masih di NTT. Kami lanjut. Kami laporkan tentang situasi terkini pantauan hotspot yang selama 24 jam berdasarkan satelit," jelas Nyoman kepada Prabowo.

"Terdeteksi ada 198 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi. Ini artinya dengan tingkat kepercayaan tinggi ada titik api dan asap yang terjadi di wilayah Kalimantan Barat," sambung dia.

Selain itu, 3.100 hotspot dengan tingkat kepercayaan menengah dan 406 hotspot tingkat kepercayaan rendah.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya