Kumpulan Hoaks Sasar TNI, Simak Daftarnya

Beberapa kali hoaks terkait TNI banyak beredar di media sosial, simak di sini!

oleh Adyaksa VidiDiterbitkan 20 Agustus 2026, 11:00 WIB
Beberapa kali hoaks terkait TNI banyak beredar di media sosial

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks yang dikaitkan dengan TNI beberapa kali viral di masyarakat. Hoaks ini muncul dalam beragam tema dan tersebar di media sosial.

Lalu apa saja hoaks tersebut? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Hoaks, Presiden Prabowo Perintahkan TNI-Polri Tangkap Semua Masyarakat Aceh

Cek Fakta Liputan6.com menemukan klaim Presiden Prabowo perintahkan TNI-Polri tangkap semua masyarakat Aceh. Klaim ini ditemukan beredar di media sosial Facebook pada 17 Agustus 2026.

Dalam unggahannya terdapat foto Presiden Prabowo dengan narasi:

"Sehabis upacara hari ini, besok saya akan menyuruh jajaran Polri dan TNI untuk menangkap semua masyarakat Aceh, karena sudah menginjak Simbol Garuda. Prabowo Subianto - Presiden Republik Indonesia".

Lalu benarkah Presiden Prabowo perintahkan TNI-Polri tangkap semua masyarakat Aceh? Simak dalam artikel berikut ini...

2. Cek Fakta: Tidak Benar Video TNI Siapkan 20 Ribu Personel Jemput Pekerja Migran Indonesia di Malaysia untuk Antisipasi Serangan

Beredar di media sosial postingan video yang mengklaim TNI menyiapkan 20 ribu personel untuk menjemput pekerja migran Indonesia di Malaysia dalam rangka mengantisipasi serangan. Postingan itu beredar sejak beberapa waktu lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 21 Februari 2025.

Dalam postingannya terdapat video berdurasi 1 menit 41 detik dengan narasi TNI akan menyiapkan penjemputan pekerja migran dari Malaysia secara besar-besaran untuk mengantisipasi serangan.

Akun itu menambahkan narasi "#video ini untuk indonesia dan tetangga malaysia"

Lalu benarkah video yang mengklaim TNI menyiapkan 20 ribu personel untuk menjemput pekerja migran Indonesia di Malaysia dalam rangka mengantisipasi serangan? Simak dalam artikel berikut ini...

3. Cek Fakta: Tidak Benar Video Darurat Keamanan Nasional TNI Dikerahkan Amankan Bawaslu

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video darurat keamanan nasional TNI dikerahkan untuk pengamanan Bawaslu, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 26 Februari 2024.

Unggahan klaim video darurat keamanan nasional TNI dikerahkan untuk pengamanan Bawaslu menampilkan sejumlah kendaraan militer yang sedang berjalan dan sejumlah orang yang sedang menyaksikan iringan kendaraan.

Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut.

"DARURAT KEAMANAN NASIONAL,(siang hr ini 26 feb 2024, 13.30 demo di Bawaslu) TNI di kerahkan utk pengamanan dpn BAWASLU. ( seperti mau perang )."

Benarkah klaim video darurat keamanan nasional TNI dikerahkan untuk pengamanan Bawaslu? Simak dalam artikel berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya