Modifikasi Cuaca Tak Bisa Dilakukan, Pramono Minta Tolong Damkar

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan modifikasi cuaca sulit dilakukan karena minimnya awan.

oleh Devira PrastiwiDiterbitkan 19 Agustus 2026, 13:20 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Rabu (19/8/2026). (Foto: Liputan6.com/Devira Prastiwi).

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan sulitnya melakukan mitigasi terkait cuaca saat musim kemarau seperti sekarang ini.

Menurut dia, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) atau intervensi cuaca masih belum bisa dilakukan karena tidak adanya awan di langit Jakarta.

"Berkaitan dengan OMC atau intervensi cuaca, karena sampai dengan hari ini, terus terang awannya itu enggak ada," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Dia pun mengaku sudah berkali-kali memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta untuk segera melakukan modifikasi cuaca.

"Tapi karena nggak ada awan, nggak bisa turun," kata Pramono.

 

 

Menebar Air

Menurut dia, dalam kondisi seperti ini telah meminta Damkar untuk menebar air.

"Seperti yang beberapa hari yang lalu dilakukan oleh Damkar dan sebagainya, mereka menggunakan alat-alatnya untuk menebar air untuk mengurangi (cuaca panas musim kemarau)," terang Pramono.

Meskipun begitu, Pramono menegaskan jika kondisi cuaca merupakan faktor alam yang tidak dapat dikendalikan oleh pemerintah sepenuhnya.

"Tentunya ini adalah keadaan given. Dan pemerintah DKI Jakarta tetap berusaha untuk bisa modifikasi cuaca," ucap dia.

"Tapi sekali lagi bisa modifikasi cuaca itu dalam kondisi ilmiahnya. Selama ada awannya pasti akan segera kami lakukan," jelas Pramono.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya