Liputan6.com, Jakarta - Persoalan pengemudi Toyota Alphard yang ngamuk dan merusak sepeda motor dengan batu di Jalan IKPN, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, berakhir damai. Motor milik Mulyadi yang rusak dalam kejadian tersebut telah diganti.
Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam mengatakan proses penanganan kejadian tersebut sudah selesai. Sementara Mulyadi sebagai korban memilih memaafkan pengemudi Alphard.
Advertisement
“Untuk prosesnya sudah selesai,” kata Seala kepada wartawan, Rabu (19/8/2026).
Sementara, korban Mulyadi mengaku kondisinya baik-baik saja setelah kejadian yang videonya sempat viral di media sosial tersebut. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polsek Pesanggrahan yang membantunya sejak pagi hingga malam.
“Sebagai korban, insya Allah alhamdulillah saya baik-baik saja cuma kegerahan saja. Dan saya mengucapkan terima kasih kepada Polsek Pesanggrahan yang telah membantu saya dari pagi sampai malam tadi,” ujar Mulyadi.
Sempat Kaget Videonya Viral
Sebagai kepala keluarga, Mulyadi kembali menyampaikan apresiasinya kepada Kapolsek dan seluruh anggota Polsek Pesanggrahan.
“Alhamdulillah saya sebagai kepala keluarga mengucapkan terima kasih banyak kepada Bu Kapolsek dan semua anggota-anggota Polsek Pesanggrahan yang telah membantu saya. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” katanya.
Mulyadi mengaku sempat kaget ketika mengetahui peristiwa yang dialaminya viral. Dia mengatakan tidak terbiasa menggunakan gadget selain WhatsApp sehingga tidak mengetahui video tersebut ramai diperbincangkan.
“Kaget, soalnya saya nggak bisa menggunakan gadget. Jadi saya kaget gitu. ‘Nih kenapa kamu? Kenapa kamu?’ Saya bingung. Kan tahu saya nggak pernah menggunakan kecuali WA,” tuturnya.
Meski motornya telah diganti, Mulyadi mengaku tidak lagi mempermasalahkan kejadian tersebut. Dia bahkan menyatakan sudah ikhlas memaafkan pengemudi Alphard.
“Sudah alhamdulillah, alhamdulillah ya Allah,” ucapnya.