Kerusakan Masif Akibat Gempa NTT, 11.925 Rumah Rusak

oleh Arie BasukiDiterbitkan 19 Agustus 2026, 10:00 WIB
Kerusakan Masif Akibat Gempa NTT, 11.925 Rumah Rusak
Gempa bumi M7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur menyebabkan puluhan ribu warga kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan penanganan. BNPB mencatat 40.040 warga mengungsi hingga Selasa (18/8/2026) sore. Sebanyak 11.925 rumah mengalami kerusakan dengan rincian 5.516 rusak berat, 1.916 rusak sedang, dan 4.493 rusak ringan. Korban meninggal dunia mencapai 70 orang, sedangkan 132 orang lainnya mengalami luka-luka. Pendataan dampak gempa masih terus dilakukan di sejumlah wilayah terdampak.
Warga duduk di dekat rumah yang roboh akibat gempa di Lamba Leda Utara, provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia, Rabu, 19 Agustus 2026. (AP Photo/Firdia Lisnawati)
Pengendara melintas di dekat bangunan yang runtuh akibat gempa bumi di Reo, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia, Senin, 17 Agustus 2026. (Foto AP/Firdia Lisnawati)
Seorang pria berjalan melewati sekolah yang rusak akibat gempa di Satar Punda, provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia, Selasa, 18 Agustus 2026. (AP Photo/Firdia Lisnawati)
Seorang pria berjalan melewati masjid yang runtuh akibat gempa, di Lamba Leda, provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia, Selasa, 18 Agustus 2026. (AP Photo/Firdia Lisnawati)
Warga memeriksa rumah-rumah yang rusak akibat gempa di Lamba Leda Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia, Selasa, 18 Agustus 2026. (Foto AP/Firdia Lisnawati)
Seorang pria berjalan melewati bangunan yang runtuh akibat gempa di Reo, provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia, Senin, 17 Agustus 2026. (AP Photo/Firdia Lisnawati)
Petugas penyelamat memeriksa bangunan rusak akibat gempa di Lamba Leda Utara, provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia, Selasa, 18 Agustus 2026. (AP Photo/Firdia Lisnawati)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya