Aktivitas Wisata Labuan Bajo Kembali Normal Usai Gempa M 7,7 NTT

BNPB: Aktivitas Wisata Labuan Bajo Kembali Normal Usai Gempa M 7,7 NTT

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 18 Agustus 2026, 20:31 WIB
Bandara Komodo Labuan Bajo. (Liputan6.com/Ola Keda)

Liputan6.com, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan aktivitas pariwisata di Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali normal pascagempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang wilayah tersebut pada Sabtu 15 Agustus 2026.

Kondisi kawasan wisata Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo secara umum disebut aman dan kondusif. Akses pelayaran serta aktivitas di Pelabuhan Marina Labuan Bajo juga telah dibuka kembali pada hari keempat pascagempa magnitudo 7,7 tersebut.

“Aktivitas pariwisata secara umum berjalan normal, aman, dan kondusif. Akses pelayaran dan aktivitas ke Pelabuhan Marina Labuan Bajo telah dibuka kembali,” kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan ,dalam konferensi pers daring BNPB dan Basarnas, Selasa (18/8/2026).

Berton mengatakan wisatawan yang berada di kawasan tersebut dipastikan dalam kondisi aman. Meski demikian, terdapat sejumlah lokasi wisata yang mengalami kerusakan ringan akibat gempa.

“Karena pemerintah dan instansi terkait terus mendata kerusakan dan memprioritaskan keselamatan wisatawan,” ungkapnya.

 

8 Tempat Wisata Rusak Ringan

BNPB juga mencatat terdapat delapan tempat wisata yang mengalami kerusakan ringan. Namun, kondisi tersebut tidak mengganggu aktivitas pariwisata secara umum di Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo.

Barton menyebut bahwa pemulihan aktivitas wisata berlangsung di tengah penanganan dampak gempa di sejumlah wilayah NTT.

Hingga hari keempat, BNPB mencatat 40.040 warga masih mengungsi dan 11.925 rumah mengalami kerusakan. Di sisi lain, aktivitas gempa susulan masih berlangsung.

Hingga Selasa pukul 16.00 WIB, tercatat 2.119 gempa susulan dengan magnitudo terbesar 6,2. BNPB menyebut aktivitas gempa masih fluktuatif dan pola peluruhan belum terlihat jelas.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya